Laporan Tim Media
KOTA SOLO, JAWA TENGAH – Majlis Tafsir Al-Qur’an menggelar salat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H di Lapangan Parkir Stadion Mahahan Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (31/3/2025). Salat Id dihadiri ribuan jemaah dari Solo Raya dan sekitarnya, dengan imam dan khatib, Pimpinan Pusat MTA, Al Ustadz Nur Kholid Syaifullah, Lc, M.Hum.
Dalam khutbah berjudul “Kuatkan Aqidah Perkokoh Ukhuwah untuk Indonesia Lebih Cerah,” Pimpinan Pusat MTA menekankan bahwa ukhuwah Islamiyah bukan hanya sebatas hubungan sosial, tetapi juga sebuah kewajiban agama. “Jika umat Islam bersatu, maka tidak ada celah bagi perpecahan, permusuhan, dan fitnah yang melemahkan kita,” jelasnya.
Pada kesempatan ini Pimpinan Pusat MTA mengingatkan kepada jemaah tentang pidato pelantikan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Oktober 2024. Bahwa pemimpin yang baik, akan terpanggil untuk menghadapi yang tidak mungkin dan mencari jalan agar yang tidak mungkin kita atasi.

Selain itu Pimpinan Pusat MTA menegaskan bahwa kebersamaan tidak akan terwujud dan terjalin dengan harmonis, melainkan harus terpenuhi empat unsur, yaitu ta’aruf (saling mengenal), tafaahum (saling memahami), ta’aawun (saling menolong), dan takaaful (saling menanggung).
Ustadz Nur Kholid menyampaikan bahwa takaaful merupakan puncak ketinggian ukhuwah islamiyah, rasa sedih, dan senang diselesaikan bersama.
“Kaum muslimin dan muslimat rakhimakumullah. Apabila penduduk sebuah negeri memiliki aqidah yang kokoh serta selalu mengamalkan kebaikan termasuk menjalin silaturahmi, mewujudkan ukhuwah islamiyah dalam sendi-sendi kehidupan, menjaga persatuan, memperjuangkan keadilan, menjauhi kemaksiatan maka dijamin negeri itu akan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur.”

Pada penutup khutbah, Pimpinan Pusat MTA mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, saling menguatkan, mempererat persaudaraan, dan bekerja sama demi kemajuan bangsa Indonesia tercinta. (tim/media)












Tinggalkan Komentar