Wakil Rais Syuriah PWNU Jateng Hadiri Pengajian MTA

SURAKARTA - Dalam paparannya, Kyai Adnan menyampaikan rasa syukur karena bisa hadir langsung di majlis yang disebutnya sebagai majlis yang terhormat. Menjawab pertanyaan seorang peserta pengajian mengenai persatuan umat muslim, Kyai Adnan menyampaikan bahwa ia dan Ustadz Ahmad Sukina sepakat sesama muslim harus bersatu.

"Izinkan saya mengutip pernyataan almarhum K.H. Hasyim Muzadi, bahwa yang sudah sama jangan dibedaka bedakan, dan yang berbeda jangan dipaksakan menjadi sama," ucapnya.

Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah K.H. Drs. Muhammad Adnan, M.A. hadir di pengajian ahad pagi (10/12)

Lebih lanjut Kyai Adnan mengatakan, adanya ketidakcocokan di antara umat Islam, karena kita lebih mengutamakan perbedaan. "Kalau kita lebih cari yang sama di antara muslim, akan terwujud ukhuwah islamiyah. Jangan sampai perbedan itu sebabkan keterpisahan. Apalagi perbedaan sesama muslim bukanlah di wilayah akidah. Lupakan perbedaan, utamakan persamaan," imbuh Kyai Adnan.

Di sisi lain, seorang peserta pengajian asal Nganjuk, Jawa Timur, Bp. Zaenuri memohon kepada Kyai Adnan agar menyampaikan pesan kepada Kyai Marzuki Mustamar agar bisa mengisi pengajian dua kali satu tahun di MTA. Menanggapi permohonan tersebut, Kyai Adnan mengatakan dirinya mengenal Ustadz Marzuki, namun tidak berkomunikasi secara intensif.

"Saya di Jawa Tengah, beliau di Jawa Timur. Tapi kalau ketemu akan saya sampaikan (pesan tadi)," katanya.