BERCAHAYA Tanpa “SKIN CARE MASSAGE”

wajahSegala puji bagi Allah, Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikut beliau. Semoga Allah senantiasa melindungi dan merahmati kita dalam perjalanan hidup kita di dunia.

Betapa Allah telah menuntun kita untuk hidup didalam kebahagiaan, ketenteraman dan kedamaian. Apabila manusia mau bertekun membuka satu persatu firman-firman-Nya atau pula mengamati satu demi satu sabda Rasulullah Muhammad dengan sebuah alat yang bernama kebeningan hati, maka akan menimbulkan kegaguman yang berujung pada kecintaan dan kepatuhan kepada Allah Tuhan semesta Alam, dan Rasul-Nya.

Kebahagiaan, ketenteraman dan kedamaian seorang anak Adam dapat terlukis dalam wajahnya, sehingga siapapun yang bertemu dan menyapanya akan mendapatkan pengaruh positip berupa kenikmatan-kenikmatan jiwa yang akan meresap kedalam lubuk hatinya.

Ucapan ucapan seorang yang sudah mencapai jiwa bahagia, tenteram dan damai, bila didengarkan akan menumbuhkan ketenteraman dan kedamaian dalam jiwa. Digambarkan kata-katanya ibarat untaian mutiara bercahaya yang sangat menerangi hati para pendengarnya.

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka; Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda meraka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu'min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. 48:29)

Segala puji bagi Allah, kelembutan hati orang-orang beriman, hati yang penuh kasih sayang dari orang-orang beriman tumbuh setelah bersungguh-sungguh mendidik diri dengan hal-hal yang menyebabkan kebaikan dan kesholihan itu tumbuh pada jiwanya.

Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah.Kalau ia menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekefiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus, (QS. 49:7)

Kecintaan untuk berdisiplin dan rajin bersujud mengagungkan Allah, dan memohon ampun kepada Allah Tuhan yang Maha Pengampun akan menjadikan hati semakin bersih dari dosa, Hati yang bersih dari dosa akan mencintai segala sesuatu yang baik-baik dan sekaligus membenci hal-hal yang kotor-kotor dan jahat-jahat.

pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu". (QS. 3:106)
Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya. (QS. 3:107)

Pribadi orang-orang beriman memiliki muka yang berseri-seri baik di dunia dan diakherat, dan sekaligus memiliki sikap yang benci kepada perbuatan kejahatan, kedurhakaan dan kehinaan, inilah yang sulit dipahami oleh orang-orang yang masih terkungkung dalam perilaku budaya dosa dan kekafiran. Sehingga memang orang-orang beriman nampak selalu berseberangan dengan orang-orang kafir ahli dosa, atau nampak keras kepada orang-orang yang suka mencelakakan diri alias masih suka berbuat dosa dan kekafiran .

Manusia harus menyadarai siapa dirinya, dalam diri manusia selalu bergelut antara bisikan kebaikan dan bisikan yang mengajak pada kejahatan. Bila bisikan kebaikan diikuti maka kemuliaan akan wujud kepadanya termasuk penampilan wajah yang selalu berseri-seri, sebaliknya bila bisikan jahat dan keji diperturutkan maka kehinaan dan kegelapan hidup dan kegelapan wajah akan menyelimutinya.

Mungkin seseorang berduit berusaha memulas kulit wajahnya dengan teknologi baru berupa "SKIN CARE MASSAGE", yang sedang menjamur diberbagai tempat di keramaian kota dan desa, namun kadang tidak semakin menambah tampan atau cantik alamiah, namun kadang malah semakin nampak menonjolkan sifat-sifat imitasinya.

Segala puji bagi Allah, orang-orang yang rajin siang dan malam beribadah ikhlas kepada Allah, selalu berusaha menempuh jalan-jalan yang ditunjuki oleh Allah maka walaupun tidak pernah mengenal teknologi "skin care massage" namun memiliki wajah yang lebih cerah, lebih bersih, lebih tampan, lebih cantik, lebih lembut, lebih ramah, lebih tenang dan lebih tenteram, lebih sejuk dipandang, ketenangan jiwa telah muncul dan mengemuka dalam kecerlangan cahaya wajahnya.

Mungkin saja di dalam anggaran belanja orang-orang beriman memang tidak ada jatah-jatah untuk masuk ke "skin care massage", namun jatah-jatah untuk berzakat-berinfaq-bersedekah, telah menjadikan muka orang-orang beriman semakin bercahaya dan bersinar wajahnya disebabkan dengan amal-amal sholihnya. Wallahu a'lam.


3 komentar pada “BERCAHAYA Tanpa “SKIN CARE MASSAGE”

  1. memang benar subhanallah, semogha kita selalu dibimbing dan diarahka untuk selalu mendekat kepada Nya dari hari ke hari semakin dekat semakin dekat dan semakin dekat.

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.