Tiba Di Palu, SAR MTA Bergabung Dengan Basarnas Lakukan Evakuasi

Palu - Pihak Basarnas dan relawan terus berupaya mengevakuasi korban terdampak gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala Sulawesi Tengah. Evakuasi korban dilakukan dengan menggunakan alat berat, karena keadaan lumpur yang sudah mengeras, dan banyaknya tumpukan material di lokasi bencana.

Sampai hari ke-13 paska terjadinya bencana gempa dan tsunami operasi pencarian difokuskan di 2 titik lokasi, yakni kecamatan Petobo Palu Selatan dan kecamatan Balaroa Palu Barat. Proses evakuasi melibatkan banyak potensi SAR, termasuk SAR MTA yang langsung diterjunkan setelah mendarat di Palu, pada hari Rabu (10/10/2018) pagi. Selain evakuasi korban, pihak Basarnas dan relawan juga menyuplai kebutuhan logistik melalui jalur udara.

Ditemui di posko Basarnas kota Palu, Kasubbag Pertimbangan Antar Media Basarnas M. Yusuf Latif menyampaikan kegiatan evakuasi mengalami sedikit kendala dikarenakan banyaknya material besar yang sulit disingkirkan, tanah yang berlumpur, serta keterbatasan jumlah alat berat.

Dalam kesempatan ini, pihak Basarnas mengucapkan terimakasih atas keterlibatan SAR MTA dalam giat evakuasi. Pihaknya berpesan kepada para relawan agar lebih memperhatikan kelengkapan alat pelindung diri, mengingat banyaknya material berbahaya seperti kawat, besi, paku, dan kaca di lokasi bencana.