THE PONARI SWEAT

mta-ponariRasanya gemas dan sedih mendengar begitu dahsyatnya berita dan iklan perdukunan di lingkungan kita.
Kasus yang mungkin masih hangat adalah Ponari, seorang bocah SD yang mengaku mendapatkan batu jimat. Kemudian dengan strategi jitunya (tim sukses) mulai mencari pasien-pasien yang telah putus asa.  Sehingga berkat air yang telah dicelup batu itu, pasien-pasien berbalik untuk mencari, meminta dan membayar tentunya)  dengan susah payah kepada Ponari. Bahka konon kabarnya mulai bermunculan dukun-dukun mungil lain disekitarnya, apalagi ketika praktek sang ponari ditutup. Sebuah bisnis yang sangat menggiurkan bukan? Sekaligus mengerikan untuk umat Islam ini.

Apabila kita memperhatikan fenomena di tanah air, perdukunan dan paranormal bukanlah barang baru  yang jauh dari kita. Buktinya, berapa banyak iklan-iklan praktek perdukunan dan usaha-usaha klenik di koran-koran, majalah-majalah yang beredar. Kemudian ada juga program handphone maksiyat, tinggal REG spasi Nomer3x. Anda mendapatkan solusi bahkan hadiah, sangat menggiurkan bukan? . Praktek-praktek ini begitu laris manis di tengah-tengah masyarakat muslim yang menjadi pasien atau sekedar iseng percaya kepada mereka.

Mungkin anda begitu geram mendengar tokoh-tokoh ini. Barisan dukun/paranormal yang berhasil menipu jutaan pemirsa ummat Islam melalui acara-acara penyesatan yang disponsori stasiun-stasiun televise, pemyedia jasa seluler dan iklan-iklan, yang menawarkan solusi kehidupan instan. Sebut saja seperti Mama L yang katanya bisa membantu peruntungan, meramal masa depan, membaca pikiran, mengetahui isi hati, dan sebagainya. Atau kuping anda sering dengar “Anda tidak beruntung jika kerja di air”. Begitulah contoh kalimat petikan yang telah membawa orang kepada kemusrikan.

Belum lagi nama-nama beken lainnya seperti Deddy C, Romi R, ki Joko bodo, ki gendeng dan ki ki  yang lainnya. Yang lebih miris lagi adalah gossip dimana para caleg (yang katanya wong pinter dan wong nduwe)  yang sekarang sedang  “berlaga” sebagian juga  memanfaatkan jasa dukun demi mendapatkan kursi di senayan.

Menyedihkan bukan! Bagaimana tidak, Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar, ternyata malah menjadi subur sebagai media penyebaran virus-virus kekufuran. Masyarakat tidak lagi bertindak rasional. Bisa jadi karena kebodohan (tidak tahu)  dan tidak mau tahu atau memang telah berputus asa dari rahmat Allah SWT atau just bisnis!

Khusus bab “ponari sweat”, terlepas dari pernyataan para pasien yang mengaku sembuh setelah meminum air celupan batu tersebut dan terlepas dari sibuknya para dokter yang menyatakan bahwa itu hanya disebabkan faktor sugesti, yang diakui dunia medis sebagai salah satu faktor penyembuhan juga. Saat ini batu-batu tersebut telah menjerumuskan ummat kepada kesyirikan kepada Allah SWT. Karena mereka yang mengakui eksistensi batu tersebut dalam proses penyembuhan.

Untuk bisa melepaskan hal-hal yang irasional (dan tidak sesuai Sunnah Rosul), ada beberapa kemungkinan yang bisa mengatasi krisis ini,  yakni : terus mendidik diri dengan ilmu agama yang benar, berusaha meningkatnya taraf hidup, Meningkatkan kepedulian kepada kesehatan “mencegah lebih baik (baca:murah) dari pada mengobati” dan kepedulian antar sesama, bayangkan ! sudah sakit nggak sembuh-sembuh malah dimarahin tanpa solusi dan santunan maka bisa dipastikan apa yang akan dipikirkan si sakit .

Dalam Islam, kefakiran akan mendatangkan kekufuran. Sebab itu, pemerintah juga harus lebih dalam membuka mata dan telinga. Kasus Ponari bukan sekadar persoalan dukun yang dipercayai, tapi menjadi problem sosial yang kompleks dan perlu penanganan serius.

Fenomena Ponari dan sejenisnya adalah tanda, yang tidak perlu ditunggu yang lebih fenomenal lagi. Ini adalah bahaya yang dapat mengancam akidah. Selalu masukkan ini dalam prioritas dakwah kita semua.

Solusi Bagi yang Sakit

Jangan pernah putus Asa !
Rasulullah Saw bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak menurunkan suatu penyakit kecuali Dia menurunkan obatnya juga. Yang diketahui oleh orang yang mengetahui(mempelajari)-nya, dan yang tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya". (H.R. Ahmad). Dan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan ibnu Majah, Rasulullah Saw bersabda: "Allah tidak hanya menurunkan penyakit, namun juga menurunkan obatnya".

Orang yang sedang ditimpa penyakit tidak perlu dicekam rasa takut selama ia mentauhidkan Allah dan menjaga shalatnya. Bahkan, meskipun di masa sehatnya ia banyak berkubang dalam dosa dan maksiat, karena Allah itu Maha Penerima taubat sebelum ruh seorang hamba sampai di kerongkongan. Dan sesungguhnya di balik sakit itu terdapat hikmah dan pelajaran bagi siapa saja yang mau memikirkan-nya. Banyak sekali hikmah yang didapat ketika sakit diantaranya :
-    Mengetahui atau menyadari kembali besarnya makna sehat
-    Merupakan indikasi Allah menghendaki kebaikan
-    Mengikis sifat sombong, ujub dan tinggi hati
-    Sebagai parameter kesabaran seorang hamba
-    Sarana jitu mendekatkan diri kepada Allah swt

Ingatlah selalu hadist-hadist dibawah ini :

Barangsiapa mendatangi dukun peramal dan bertanya kepadanya tentang sesuatu maka shalatnya selama empat puluh malam tidak akan diterima. (HR. Muslim)
Barangsiapa mendatangi dukun peramal dan percaya kepada ucapannya maka dia telah mengkufuri apa yang diturunkan Allah kepada Muhammad saw. (HR. Abu Dawud)
Sesungguhnya pengobatan dengan mantra-mantra, kalung gelang pengangkal sihir dan guna-guna adalah syirik. (HR. Ibnu Majah)
Barangsiapa membatalkan maksud keperluannya karena ramalan mujur-sial maka dia telah bersyirik kepada Allah. Para sahabat bertanya, "Apakah penebusannya, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Ucapkanlah: "Ya Allah, tiada ada kebaikan kecuali kebaikanMu, dan tiada kesialan kecuali yang Engkau timpakan dan tiada ada Tuhan kecuali Engkau. (HR. Ahmad)
Ramalan mujur-sial adalah syirik. (Beliau mengulanginya tiga kali) dan tiap orang pasti terlintas dalam hatinya perasaan demikian, tetapi Allah menghilangkan perasaan itu dengan bertawakal. (HR. Bukhari dan Muslim)

Jika memang kurang yakin atau mampu dengan pengobatan dokter dan sebagainya, kita juga bisa melakukan pengobatan sesuai atau sudah pernah dicontohkan oleh Rosululloh SAW. Sebagian orang bilang ini disebut pengobatan alternative (dan penulis tidak setuju dengan istilah itu), tetapi sobat harus teliti dan perlu “sangat waspada” agar tidak terjebak kepada kemusyrikan ataupun akal-akalan dan penipuan. ojo grusa-grusu ! manut grubyuk.


29 komentar pada “THE PONARI SWEAT

  1. fenomena ponari adalah merupakan pemahaman masyarakat jahiliyah yg ada dimasa modernisasi yg mana akan selalu ada di setiap zaman sampai kiamat nanti. Yang terpenting untuk membentenginya adalah harus adanya majelis ilmu seperti MTA ini di setiap lini komponen masyarakat kecil pedesaan ,perkampungan,sampai perkotaan.Agar ilmu alqur,an & hadist benar-benar dapat dipahami & disampaikan keseluruh masyarakat.

  2. mungkin yang harus kita lakukan saat mendatang adalah : gotong royong [lagi] tuk pengadaan radio relay di setiap perwakilan mta, agar tausiyah dari ustadz siapapun segera dan dapat direspon oleh segenap warga mta. Yang saya rasakan , sangat besar manfaat radio mta fm untuk keluarga saya, walaupun saat ini [dah beberapa bulan] tak lagi nyampai di tempat saya. Place madiun jatim.

  3. harta…..bagi yang tahu ilmunya…dibalik harta yang allah titipkan ada sebagian haknya untuk saudara kita yang lain…..mari besarkan akhirat dan kecilkan dunia…dengan banyak berinfak..yakinlah allah menggantinya dengan berlipat ganda…dan mari kita jak saudara kita yang belum trsentuh ilmu keimanan ini untuk diajak mencari ilmu…biar mengerti bagaimana harus mengelola potensi yang allah titipkan kepadanya…..mas eko ni…sahabatku bari borobudur,magelang bukan ya???

  4. – Pendapat Saya dari sudut Sebab-akibat, bahwasanya.
    Kenapa orang-orang bisa berperilaku seperti itu.
    Itu semua pasti ada sebabnya yaitu Biaya rumah sakit yang mahal serta mutu pelayanan kesehatan di negara kita yang masih “Poor”. maka dari itu mereka lari ke pengobatan yang murah meriah. – Jikalau pelayanan kesehatan di rumah sakit murah dan perfect pasti mereka akan berobat ke rumah sakit. => Pertanyaanya kenapa biaya rumah sakit mahal dan pelayanan kurang berkualitas, karena Rumah sakit kekurangan Dana. => solusinya jangan hanya menyalahkan pemerintah, tetapi mari………… sebagai umat Islam, Saya mengajak kepada diri saya pribadi dan rekan pembaca semuannya, Kita galakkan Zakat penghasilan 2,5%, zakat mal dan lainnya. Bukan hanya manfaat untuk kita tapi untuk semua.

  5. ponari…ya….seorang bocah kecil yang telah membuat fenomena yg membuat rakyat indonesia semakin terperosok akidahnya khususnya umat islam atau sodara kita sendiri yng ada di daerah, sunguh di sayngkan yg dilakukan ponari justru itu dari kalangan islam sendiri, hal demikianlah yang membuat ummat islam terkikis keimanannya, saya berharap MTA dapat memberikan arahan melalui perwakilan yang ada di daerah tersebut, klo memeng sudah ada, kalau belum itu tugas kita bersama membrants kemusrikan, semoga Allah swt memberikan hidayah , Amin

  6. kagem mas abu thoyib…..setiap diri adalah DAI,walau dalam kapasitas yang kecil..makanya ayo to NGAJI yang bener….dan AMALKAN dalan kehidupan sehari-hari kita…..gak usah muluk muluk kita jadi muslim yang baik,bisa menjadi TELADAN bagi yang lain dari KEPRIBADIAN yang kita miliki…insya alllah akan terbentuk komunitas kecil yang tangguh dan bisa dijadikan contaohuntuk sekitar kita..bukankah masyarakat yang PAHAM akan AKIDAH yang benar dimulai dari keluarga kecil dan person person kita sebagai angaota masyarakat???yukkk kita mulai dari diri kita sendiri menjadi muslim yang baik dan bermanfaat serta bisa dijadikan teladan untuk sekitar kita…..dalam memaksimalkan apapun potensi yang Allah titipkan kepada diri kita sebagai RASA BERSYUKUR KITA.

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.