Menjaga Persatuan

menjaga-persatuan-ahmad-sukina

(Mimbar Jumat - Solopos, 12/04/2019) Pesta Demokrasi yang digelar lima tahun sekali ternyata memiliki dampak negatif terhadap kehidupan sosial bangsa Indonesia, terutama terjadi saat berlangsungnya kampanye. Bangsa ini seakan-akan terbelah menjadi dua,yang satu berhadapan dengan yang lain. Saling menjelekkan, saling menghujat, saling memfirnah, dan saling menebarkan berita bohong (Hoaks) Umat Islam tersebar dikedua buku dan ajaran Islam melarang semua itu. Begitu mudah umat Islam meninggalkan ajaran mereka, padahal yang membidani lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sebagian besar juga umat Islam. Para ulama langsung terlibat dalam pertempuran melawan penjajah, sejak jauh sebelum negeri ini lahir, seperti pangeran Diponegoro dan Teuku Umar. Ketika bangsa ini melawan pasukan...


Memilih PEMIMPIN

pemimpin-memilih-mta

(Mimbar Jumat - Solopos, 21/12/2018) Sekitar empat bulan lagi, tepatnya 17 April 2019, Indonesia akan melaksanakan pemilihan umum secara serentak untuk menentukan presiden-wakil presiden, anggota DPR/DPRD dan anggota DPD. Sebuah pekerjaan besar yang akan menentukan nasib bangsa Indonesia dalam lima tahun mendatang, bahkan bisa lebih. (more…) ...


Al Ustadz Drs Ahmad Sukina Beri Tausyiah Calon Jemaah Haji

Klaten Jawa Tengah 23/7/2018. Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Cabang Delanggu Klaten Jawa Tengah gelar pengajian dan pamitan calon jemaah haji, yang di adakan rutin setiap tahun bertempat di gedung Grand Haji cabang Delanggu. Menurut informasi yang di pantau wartawan MTATV jumlah calon haji dari wilayah Surakarta yang akan berangkat sebanyak 28 jemaah, gedung IPHI yang digunakan untuk tempat pengajian pun di penuhi oleh peserta pengajian yang meluber hingga halaman gedung, karena jumlah peserta yang hadir lebih dari 3000 peserta. Ketua panitia Joko Amboro menyampaikan Pengajian ini merupakan gabungan dari semua Ormas yang ada di cabang IPHI Delanggu Klaten Jawa Tengah, pengajian digelar bertujuan...


Bagaimana Agar Tidak Marah dan Putus Asa?

Pertanyaan : Assalaamu ‘alaikum ustadz, bagaimana caranya supaya tidak marah ? dan bagaimana cara menghilangkan putus asa ? - dari Supriyani, Pilangsari, Potronayan Jawab : Wa ‘alaikumus salaam wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Diantara sifat orang yang beriman itu mampu menahan amarah. Allah SWT berfirman : Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (Yaitu) orang-orang yang menafqahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. [QS. Ali ‘Imraan : 133 - 134] Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar...


Perjuangan Pendiri MTA dalam Menumpas Sisa-sisa Pemberontak PKI

Abdullah-Thufail-Saputro

30 September 1965. Bangsa Indonesia digemparkan dengan kejadian pemberontakan yang dilakukan oleh simpatisan, anggota, dan pengurus Partai Komunis Indonesia (PKI). Mereka melakukan makar dengan membunuh para jenderal Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). (more…) ...


Tiket Syurga Bagi Istri

Dari seluruh hal yang dimiliki wanita, yang teristimewa adalah diberi hal untuk menjadi seorang ibu. Setiap wanita akan menjadi seorang isteri (ibu). Disabdakan oleh Nabi bahwa ibu adalah pusat pendidikan bagi wanita pasti akan menjadi seorang anak-anaknya. Untuk menanamkan supaya ikhlas menjadi madrasah anak-anaknya maka seorang isteri (ibu) mesti memahami tuntunan agama dengan didasari bahwa “Sesungguhnya aktivitas hidupku hanya karena Allah.” Seorang wanita aktivitas hidupnya termasuk sebagai Ibu Rumah Tangga, aktivitas ini tidak bisa dihindari dan itu bukanlah tugas yang hina namun tugas amat mulia, karena penentu rumah tangga nanti menjadi baik atau tidaknya isteri sangat berperan. Sampai nabi menyabdakan bahwa surga berada dibawah...


MENCARI BEKAL AKHIRAT

Solopos, rubrik Hikmah (28/1/2011). Roda dunia terus berputar, siang berganti malam, malam berganti siang. Sebagian manusia sibuk mengejar harta dunia. Sebagian sibuk mencari ilmu dan mengembangkan pengetahuan. Yang lain sibuk berolah raga meningkatkan vitalitas dan kebugaran. Yang lain lagi sibuk mengejar pangkat dan jabatan. (more…) ...