Umat Beragama di Sukoharjo Deklarasikan Sambut Pilkada Sejuk Tanpa Hoax

SUKOHARJO - Polsek Sukoharjo kota bersama Perwakilan umat beragama di kecamatan Sukoharjo, kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menggelar acara deklarasi dalam menyambut pilkada yang sejuk tanpa hoax. Acara bertempat di kantor Mapolsek Sukoharjo pada hari Selasa (13/03) pagi. Dalam acara ini, Kapolsek AKP Parwanto, S.H, M.H, mengundang seluruh perwakilan umat beragama di Kabupaten Sukoharjo, baik islam, Kristen, katholik, hindu, budha, dan aliran kepercayaan. Sedangkan dari agama islam diwakili oleh Muhammadiyah, GP Anshor, serta Majlis Tafsir Alquran. Dalam acara tersebut Kapolsek berpesan agar saling menjaga persatuan dan kondusivitas menjelang Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 di Jawa Tengah. Kapolsek juga mengingatkan agar...


Gelar Pasukan Kesiapan Pilkada di Wonogiri

WONOGIRI - Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede, S.I.K, M.I.K menjadi inspektur upacara dalam apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja tahun 2018. Apel berlangsung di halaman Mapolres Wonogiri pada Jumat (05/01) pagi dihadiri jajaran Forkompimda, TNI, Polri, Linmas, Satpol PP, Perwakilan Partai Politik, Satgas Ormas Islam, termasuk Satgas MTA. Dalam sambutanya, Kapolres Wonogiri menyampaikan mengenai arti penting dan strategisnya Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur bagi keberlangsungan kepemimpinan di Jawa Tengah. Maka polisi sebagai penanggung jawab keamanan dalam negeri, mempunyai kewajiban untuk mengawal, menjaga, dan mengamankan penyelenggaraan Pilkada tahun 2018. Kapolres menambahkan Apel gelar pasukan bertujuan untuk mengecek persiapan personel dan perlengkapan yang akan...


Utamakan Moral dalam Membangun Bangsa

Hampir setiap hari kita disuguhi dengan berita tentang korupsi, suap, narkoba, minuman keras, pelecehan seksual, perselingkuhan, prostitusi, aborsi, bentrok antar kelompok masyarakat. Negara seolah tidak berdaya mengatasi persoalan itu. Banyak pakar menyampaikan opini mereka di surat kabar, internet, radio, dan televisi, namun tidak satupun akar permasalahan secara komprehensif. Mereka hanya menyodorkan solusi untuk mengatasi persoalan di permukaan dan bersifat parsial. Seolah mereka tidak tahu, atau mungkin bahkan tidak mau tahu kalau akar permasalahan segala macam hiruk pikuk yang terjadi di negeri ini adalah kerusakan moral. Mereka yang korupsi, mencuri uang rakyat, mengkonsumsi dan memperdagangkan miras, melakukan perselingkuhan atau prostitusi, melakukan aborsi, bentrok sesama...