Mengapa Kekeluargaan Menjadi Terbelah dan Terpecah

Segala puji hanya layak untuk Allah, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad Saw, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya Allah telah meletakkan nikmat IMAN, nikmat IBADAH dan nikmat KETAATAN kepada Allah sebagai sumber kerukunan JIWA manusia, sebagaimana dalam banyak firman-NYA, antara lain وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللّهَ وَرَسُولَهُ أُوْلَـئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللّهُ إِنَّ اللّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma`ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan...


Menebar Ulang Jiwa “LEMBAH MANAH” Dan “ ANDAP ASOR” Dalam Kehidupan.

Segala puji hanya bagi Allah, Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, Sahabat dan seluruh pengikutnya yang selalu mengikuti jalan petunjuk-Nya. Amien Pengajaran moral bangsa kita memiliki keunggulan-keunggulan yang kadang-kadang karena begitu unggulnya maka generasi penerus kesulitan untuk mewarisi atau melestarikannya. Dua buah contoh pendidikan moral yang dimiliki pendahulu kita adalah jiwa “Lembah manah” dan jiwa “Andap Asor”. Lembah manah, memiliki arti “hati yang luas dan lapang”, sedang andap asor memiliki arti “ berendah hati atau merendahkan diri”. Yang keduanya sangat baik sekali untuk menumbuhkan kerukunan dan persaudaraan yang tulus ikhlas. Zaman hari ini, zaman semakin ramai, termasuk dalam masalah...