Iwan Bertobat, karena Ingat Anak (2/habis)

Bergelimang harta dari hasil menjual senjata api, Iwan Setya Lesmana (41) yang saat itu masih dikenal sebagai preman Kalijodo, membuatnya hidup berfoya-foya. Tak hanya makin terjerumus dalam mengkonsumsi ganja, warga Miri, Sragen ini juga sangat hobi menghabiskan uangnya berfoya-foya dengan para wanita pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Kalijodo. Iwan juga mengaku, hampir seluruh PSK di kawasan Kalijodo, bahkan di Jakarta pernah "tidur" dengannya. "Saya memang royal. Bahkan dalam semalam saya bisa menghabiskan Rp 8 juta untuk bersenang-senang dengan mereka," ujar Iwan, saat berkisah dalam program Hikmah yang ditayangkan MTA TV, Selasa (29/3/2016). Bertahun-tahun hidup dalam jurang kemaksiatan, ditambah banyaknya Narkoba yang ia...


Sebelum Tobat, Iwan Kerap Merampok untuk Beli Ganja (Bagian 1)

Iwan Setya Lesmana (41), begitu nama lengkap Iwan, sang mantan preman Kalijodo. Laki-laki asal Kecamatan Miri, Sragen, Jawa Tengah ini, sejak tiga tahun lalu meninggalkan dunia hitam dan kembali ke kampung halamannya. Mengenal kajian Majlis Tafsir Alquran (MTA) sejak setahun lalu melalui Persada FM dan MTA TV, Iwan pun mantap bergabung sebagai warga di MTA Cabang Miri 2. Lalu, bagaimana awal mulanya Iwan bisa terjerumus ke dunia hitam? Dalam wawancara di acara Hikmah MTA TV, Selasa (29/3/2016), Iwan bertutur jika ia pergi ke Jakarta sejak 1991 silam, saat dirinya lulus SMP. Saat itu ia mengikuti salah seorang saudara merantau di kota metropolitan...