Kerja Keras, Cerdas, Cermat dan Ikhlas

RASULULLAH Saw mengajarkan kepada umatnya agar dapat mandiri. Qaddirun alal kasbi yang berarti memenuhi kebutuhan finansialnya sendiri. Tidak berpangku tangan dan tergantung pada orang lain. Dengan demikian ia akan menjadi pribadi yang berwibawa dan terhormat. Tidak diremehkan orang lain. Dalam hidup ini manusia memiliki pelbagai kebutuhan baik primer, sekunder ataupun tersier. Oleh karena itu manusia perlu bekerja agar mampu memenuhi kebutuhannya tersebut dengan memperhatikan 4 karakter. Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Bekerja dengan empat karakter ini insya Allah akan meminimalkan kegagalan, pemborosan dan kecelakaan kerja yang mestinya tidak perlu terjadi. Seorang menejer memberikan tugas kepada asistennya untuk mengundang relasi...


Mencintai Allah, Rasul dan Sesama Melalui Ibadah Qurban

Setiap tahun umat Islam merayakan Idul Adha yang diiringi dengan ibadah qurban. Sebelum ibadah qurban umat Islam disyariatkan untuk mendirikan shalat, baru kemudian Allah mensyariatkan umat Islam untuk melaksanakan ibadah qurban. Shalat dan juga ibadah qurban ini disyariatkan Allah SWT kepada umat Islam karena Dia telah menganugerahi mereka nikmat yang banyak, yang mana syariat ini sudah dijelaskan Allah SWT yaitu; “Sesungguhnya Kami telah memberi kamu nikmat yang banyak. Karena itu, dirikan shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah” [QS. Al Kautsar: 1 – 2]. Shalat memiliki kedudukan paling tinggi daripada ibadah- ibadah yang lainnya karena shalat merupakan tiangnya dari agama (Islam). Sebagaimana sabda nabi SAW yaitu;...


Penanaman Nilai-nilai Karakter Puasa Ramadhan

Alhamdulillah Kita (orang mukmin) telah dipertemukan kembali kepada bulan yang istimewa yaitu bulan ramadlan di tahun 1437 H. Sebagaimana kereta berjalan, ia hanya punya satu tujuan membawa diri dan para penumpangnya untuk sampai ke tempat tujuan dengan bahagia dan selamat, tujuannya hanya satu, sampai di satu tempat yang ia tuju, yaitu “stasiun, stasiun kereta”. Orang Islam yang bisa dan mau menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah yang lain di bulan ramadhan harusnya hanya punya satu tujuan stasiun, yaitu stasiun KETAQWAAN. Sebagaimana firman Allah SWT di dalam QS. Al Baqarah 2: 183 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ...


Optimalisasi Aktifitas Ibadah di Bulan Romadhon

Segala puji hanya layak untuk Allah SWT, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Saw, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya. Bulan Romadhon, bulan pencucian jiwa manusia. Jiwa manusia dicuci untuk dibawa menjadi jiwa yang bertaqwa, sebagaimana firman Allah يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. 2:183) Allah memberi kesempatan kepada manusia untuk meningkatkan kesucian jiwanya sehingga mampu menjadi manusia yang dekat kepada Allah Tuhan yang Maha SUCI, Maha Mulia, Maha Bijaksana, Tuhan...


Tiket Syurga Bagi Istri

Dari seluruh hal yang dimiliki wanita, yang teristimewa adalah diberi hal untuk menjadi seorang ibu. Setiap wanita akan menjadi seorang isteri (ibu). Disabdakan oleh Nabi bahwa ibu adalah pusat pendidikan bagi wanita pasti akan menjadi seorang anak-anaknya. Untuk menanamkan supaya ikhlas menjadi madrasah anak-anaknya maka seorang isteri (ibu) mesti memahami tuntunan agama dengan didasari bahwa “Sesungguhnya aktivitas hidupku hanya karena Allah.” Seorang wanita aktivitas hidupnya termasuk sebagai Ibu Rumah Tangga, aktivitas ini tidak bisa dihindari dan itu bukanlah tugas yang hina namun tugas amat mulia, karena penentu rumah tangga nanti menjadi baik atau tidaknya isteri sangat berperan. Sampai nabi menyabdakan bahwa surga berada dibawah...