Bagaimana Agar Tidak Marah dan Putus Asa?

Pertanyaan : Assalaamu ‘alaikum ustadz, bagaimana caranya supaya tidak marah ? dan bagaimana cara menghilangkan putus asa ? - dari Supriyani, Pilangsari, Potronayan Jawab : Wa ‘alaikumus salaam wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Diantara sifat orang yang beriman itu mampu menahan amarah. Allah SWT berfirman : Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (Yaitu) orang-orang yang menafqahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. [QS. Ali ‘Imraan : 133 - 134] Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar...


Mendoakan Ortu yang Bunuh Diri?

laraangan-bunuh-diri-mta

Assalaamu ‘alaikum ustadz, bolehkah mendoakan orang tua yang meninggalnya dengan cara bunuh diri, ustadz ? dari S, Yogyakarta. Jawaban : Wa ‘alaikumus salaam wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Orang tuamu itu ketika hidupnya shalat apa tidak ? Jika memang ketika hidupnya shalat, boleh dishalatkan dan didoakan. Karena ada riwayat sebagai berikut : عَنْ جَابِرٍ أَنَّ الطُّفَيْلَ بْنَ عَمْرٍو الدَّوْسِيَّ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ لَكَ فِي حِصْنٍ حَصِينٍ وَمَنْعَةٍ قَالَ حِصْنٌ كَانَ لِدَوْسٍ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَأَبَى ذَلِكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلَّذِي ذَخَرَ اللَّهُ لِلأَنْصَارِ فَلَمَّا هَاجَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمَدِينَةِ هَاجَرَ إِلَيْهِ الطُّفَيْلُ بْنُ عَمْرٍو وَهَاجَرَ...