Sarasehan Lintas Agama Kabupaten Wonogiri

WONOGIRI - Mencari Format Kerukunan Umat Beragama dan merajut kebhinekaan untuk keutuhan NKRI, tema inilah yang diangkat dalam sarasehan lintas agama Kabupaten Wonogiri, yang digelar kantor kesatuan bangsa dan politik bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Wonogiri pada Selasa pagi. Acara bertempat di Balai pertemuan Muhammadiyah Wonogiri , Jl. Dokter Cipto nomor 39 Wonogiri diikuti oleh sejumlah perwakilan agama yakni Kristen, Hindu, Budha, Katholik dan organisasi islam terdiri dari Muhammadiyah, NU, LDII dan MTA.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Sulardi, S.Sos, M.H menyampaikan  tujuan diadakan sarasehan ini yakni untuk mengantipasi berkaitan potensi konflik social, memecah belah kerukunan, persatuan dan kesatuan antar umat beragama. Dua narasumber yang memberikan materi adalah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, H. Sutopo Broto dengan materi harmonisasi kerukunan umat beragama , kedua pengurus FKUB Wonogiri , pendeta Theofilus Agus, menyampaikan  materi implementasi peraturan Menteri dalam negeri RI No 08 tahun 2006.

Sementara pengurus FKUB Wonogiri, sekaligus Ketua MTA Perwakilan Wonogiri Ustadz dokter Setyo Budi Santoso berpesan kepada seluruh masyarakat akan arti pentingnya saling bertoleransi  demi menjaga keutuhan dan kerukunan antar umat beragama.