Ribuan Warga Hadiri Kajian Pembekalan Pasca Ramadhan di Cilacap

Alhamdulillah,  sekitar 10 ribu-an jamaah dari berbagai daerah di sekitar Kabupaten Cilacap, Ahad (18/9) menghadiri pengajian akbar dengan tema “Pembekalan Umat Pasca Ramadhan”.

Kegiatan ini berlokasi di lapangan bola milik PTPN di desa Panulisan Timur, kecamatan Dayeuh Luhur, kabupaten Cilacap di jalan raya Purwokerto – Bandung tepatnya hanya 3 KM menuju perbatasan dengan Jawa Barat.

Ribuan jamaah yang memadati lapangan tampak khidmat mengikuti tausyiah yang disampaikan oleh Ketua MUI Pusat KH. Ahmad Cholil Ridwan, LC.  Hadir pula dalam pengajian tersebut, Bupati Cilacap, H. Tatto Suwarto Pamuji.
Dalam kesempatan tersebut juga dikukuhkan pengurus MTA Perwakilan Cilacap oleh Ketua Umum MTA Drs. Ahmad Sukina.

Dalam sambutannya, Bupati Cilacap menyampaikan bahwa Idul fitri bukanlah Pesta anti klimaks untuk merayakan kebebasan kembali melepaskan nafsu-nafsu apapun, setelah sebulan lamanya dikekang dan dikendalikan.

“Ibadah puasa yang telah kita tunaikan, harus mampu mengangkat kembali derajat manusia bahwa pada dasarnya manusia itu suci dan baik” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati berharap agar semangat idul fitri yang penuh dengan kesucian dan ketulusan untuk saling memaafkan, yang dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan, mampu menjadi modal dasar untuk membangun Cilacap yang sejahtera, adil dan makmur, bebas dari segala malapetaka, dan bencana.

sumber : cilacapkab.go.id




3 komentar pada “Ribuan Warga Hadiri Kajian Pembekalan Pasca Ramadhan di Cilacap

  1. seharusnya bagi umat islam yang belum paham betul terhadap MTA apabila mendengar berita yang memojokkan MTA maka perlu tabayun / mengklarifikasi berita tersebut agar tidak salah sangka terhadap siapa itu MAJELIS TAFSIR ALQURAN ( MTA ) yang Pusatnya di SURAKARTA

  2. Sekitar 10 ribu jamaah hadir di kab Cilacap, mjd saksi terbetuknya perwakilan mta, mudah2an bsa mjd motivasi daerah lain.

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.