Tanya Jawab Puasa & I’tikaf

icon-ustadz-sukinoHai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,  (TQS. 2 : 183)

Kajian Ahad Pagi , 30 Agustus 2009

Sungguh menyenangkan, semakin faham! karena materi brosur ahad 30/08 ini adalah Seputar Ramadhan. Maka sesi tanya jawabpun lebih dominan membahas tentang serba-serbi di bulan Ramadhan, diantaranya adalah topik :

1. Iktikaf, dimana :

- Wanita yang Istiqadoh boleh iktikaf di masjid
- Iktikaf itu hanya di masjid, tidak boleh keluar apalagi berkumpul dengan istri dirumah
- Iktikaf itu di mesjid, tidak boleh didalam rumah..walau ada musholla didalamnya
- Shalat sunnah iftitah dilakukan dengan membaca bacaan yang ringan.
- Menjemput lailaitul Qadr. Itu sudah tidak terjadi sekarang, hanya ada di semasa hidup Rasululloh SAW

2. Bab Puasa

- Penjelasan tentang habisnya waktu shaur dan mulainya waktu berpuasa. Kejelasan antara benang putih dan hitam
- Memakai obat hisab seperti vicks dihidung tidak apa. (tidak batal)
- Tahajud dan Taraweh itu sama. Tarweh hanya berlaku di bulan ramadhan dan boleh sesudah Isya. Sehingga malamnya tidak perlu Tahajud lagi    -
-  Ketika berwudhu di bulan ramadhan, tetaplah berkumur. Sebelumnya gosok gigi juga boleh
- SMSan dengan lawan jenis tidak membatalkan puasa. Tetapi jika isinya itu maksiyat, maka puasanya tidak bernilai.

- Ibu hamil yang dikwatirkan membahayakan janin, dan menyusui boleh tidak puasa dengan membayar fidyah.  Dan boleh ditunda jika sudah mampu

- Jika wanita Nifas di sebagian bulan ramadhan. Dan juga menyusui sampai Ramadhan berakhir. Maka dia harus mengganti masa nifasnya dengan puasa di hari lain. Kemudian sisa hari karena menyusui diganti fidyah

- Shalat tahajud bagi Rasululloh adalah kewajiban. Bagi kita adalah ibadah tambahan/sunnat.
- Seseorang boleh saja duduk di masjid hanya untuk menunggu ceramah tarweh, walaupun tidak ikut shalat tarweh
- Trik mendidik anak puasa dengan memberikan hadiah, why not?

3. Hal-hal yang terkesan lucu dan aneh tapi sebenarnya mbrobosi/mengakali hukum agama juga dibahas, seperti :

- Suami Istri yang pergi menjadi musafir dengan niat untuk berhubungan badan
- Suatu saat si kaya, karena suatu hal harus membayar fidyah. Kemudian ada seorang miskin yang telah berhutang kepadanya, kemudian dijadikan lunas dengan asumsi itu bayaran fidyah.
- Biar tidak ngantuk, shalat dengan menghisab permen itu tidak boleh

Dan masih banyak lagi materi lainnya. Sebelum diakhiri kajian, ternyata masih banyak para mantan dukun yang menyerahkan jimat-jimat untuk 'diamankan' di MTA. Al Ustadz berpesan bagi para dukun atau siapapun yang masih menyimpan atau meyakini kekuatan jimat..agar lekas-lekaslah tobatt, kemudian dibuang atau boleh diserahkan ke MTA..jangan malah diberikan orang lain. Dikuatirkan akan disalahgunakan.

download-pdf-jihad-pagi-mta1


3 komentar pada “Tanya Jawab Puasa & I’tikaf

  1. banyak saudara kaum muslimin yang mengunakan puasa sunah sebagai sarana mencapai tujuan, kami ingin mengingatkan bahwa tujuan puasa : agar kita menjadi orang yang bertaqwa (sesuai Surat 2 ayar 183)

  2. maaf sy mau tanya.saya cari di web tidak ada tempat khusus utk tanya jawab seputar ramadahan. mohon kiranya sy bisa dibantu atau ada saudara lain yang bisa memberi penjelasan.sy mengidap penyakit asma dan sering memakai obat semprot. pada bulan puasa ini apakah diperbolehkan untuk memakai obat semprot asma???bentuk semprotnya seperti gas oksigen…terima kasihhhh…wasssalakm…

  3. rasanya diri ini belum pantas disebut orang yg bertaqwa….masih jauh…dunia ini masih dominan pengaruhnya….mari kita bersama berdoa tuk mencapainya……saling jaga diri&keluarga serta org Islam dari azab-Nya dg nasehat-menasihati dlm kebaikan…hidupkan kebersamaan….belajar…belajar terus…manag nafsu…dzikrullah..

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.