Pimpinan Pusat MTA Ajak Warga Binaan Pemasyarakatan untuk Taubatan Nasuha

Salatiga, Jawa Tengah - Pimpinan pusat MTA Al Ustadz Drs Ahmad Sukina menjadi pemateri kajian di rumah tahanan negara kelas dua b Salatiga pada Senin 26/8/2019. Pengajian ini digelar dalam rangka peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun serta pelepasan pegawai purna tugas.

Pengajian diikuti sejumlah pegawai Rutan anggota dharma wanita, warga MTA Salatiga serta seluruh warga binaan pemasyarakatan rutan negara kelas dua b Salatiga.

Kepala Rutan negara kelas dua b Salatiga, Hero Sulistiyono mengatakan pihaknya sering mengadakan pengajian serupa, terkhusus di hari - hari besar agama islam. Ia berharap, setelah selesai menjalani hukuman di Rutan ini warga binaan pemasyarakatan dapat kembali ke masyarakat menjadi manusia yang baik, dan tidak lagi melakukan pelanggaran hukum.

Sementara itu dalam tausyiahnya Al Ustadz Drs. Ahmad Sukina berpesan kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan agar segera bertaubat nasuha, kembali ke jalan yang benar selagi masih hidup, dan memperbaiki kesalahan - kesalahan yang pernah dilakukan di masa lampau. Al Ustadz berharap setelah bebas dari rumah tananan ini, warga binaan pemasyarakatan dapat kembali hidup di tengah masyarakat menjadi orang yang saleh, lebih baik dari pada sebelumnya.

Salah seorang warga binaan pemasyarakatan, Sadiyono mengaku sangat senang dengan kegiatan kajian islami yang sering diadakan di Rutan negara kelas dua b Salatiga. Pria asal Kendal ini mengaku selama mengikuti kajian islam di Rutan ini, sudah banyak perubahan yang dialaminya. Utamanya dalam hal sikap dan kepribadian diri yang menjadi lebih baik.

Dari Salatiga Jawa Tengah, Septian Eko Wahyudi melaporkan.