Periode Ke-2, MTA Berangkatkan 4.000 Peserta Nafar Ramadan 1440 H

SURAKARTA - Menyusul berakhirnya program nafar ramadan 1440 hijriah periode pertama pada 8-13 mei 2019, Majlis Tafsir Alquran kembali menyelenggarakan kegiatan nafar untuk periode kedua. Kali ini, nafar diikuti lebih dari 4000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Selama lima hari, yaitu dari tanggal 15 hingga 19 Mei 2019 peserta melaksanan berbagai program yang sudah dijadwalkan di 231 cabang dan perwakilan MTA di pulau Jawa. Ketua Majelis Ulama Indonesia MUI kota Surakarta, K.H Subari yang hadir dalam acara pemberangkatan di gedung MTA pusat menyampaikan apresianya atas kegiatan nafar yang rutin digelar oleh MTA. Menurutnya nafar merupakan satu bukti bahwa MTA tidak hanya mengkaji agama untuk diri sendiri, melainkan juga mendakwahkan ilmu yang telah diperoleh sesuai perintah Rasulullah SAW.

Ketua MUI menegaskan, tugas pendakwah ialah menyampaikan ilmu agama. Sedangkan pendakwah yang ikhlas hanya menyampaikan ilmu agama yang bersumber dari alquran dan sunnah. Sementara dalam tausiahnya, pimpinan pusat MTA Al Ustadz Drs. Ahmad Sukina berpesan kepada seluruh nafirin agar selalu menjaga keikhlasan selama melaksanakan kegiatan nafar. Apalagi dakwah tidak selalu bisa diterima dengan baik oleh manusia lain. Al Ustadz juga berpesan agar nafirin saling membantu peserta lainnya. Peserta yang muda menghormati yang tua, dan sebaliknya peserta yang tua menyayangi yang lebih muda.