Pemuda MTA Hadir dalam Sarasehan Budaya dan Kepemudaan Wonogiri

WONOGIRI - Menempatkan pribadi Jawa di jagat kebhinekaan Indonesia. Tema itulah yang diangkat dalam acara Simposium dan Sarasehan pemuda dan budaya kepemudaan yang digelar kantor bagian kesejahteraan rakyat , Setda Kabupaten Wonogiri.

Simposium diikuti sejumlah organisasi kepemudaan termasuk pemuda MTA serta ketua Karangtaruna Kecamatan se-Kabupaten Wonogiri. Hadir sebagai narasumber Kepala Puspari LPPM Universitas Sebelas Maret Surakarta, sekaligus Ketua Dewan Kesenian Surakarta, Drs. BRM Bambang Irawan, M.Sc. Beliau berpesan agar pemuda tidak meninggalkan pribadi Jawa, baik andhap asor, toto kromo, kasusilan, sinoman, dan lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Drs. Suharno,M.Pd menyampaikan kegiatan ini digelar untuk menggairahkan dan meningkatkan kembali peran pemuda. Karena saat ini para pemuda mulai banyak yang meninggalkan perilaku budi pekerti yang baik.

“Saat ini banyak pemuda yg meningalkan perilaku budi pekerti yang baik, oleh sebab itu diharapkan untuk lebih peka, cermat, teliti dan tanggap terhadap lingkungan.” Ungkap Setda Kabupaten Wonogiri Drs. Suharno disela-sela acara.

Sementara Ketua Pemuda MTA perwakilan Wonogiri, Asyik Marsudi mengatakan berbagai perilaku Jawa tersebut sesuai yang dicontohkan rosulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.