Orang-orang Kaya Harta Yang Pasti Menghuni Surga

toheavenAllah, Tuhan Pemilik semesta alam menjanjikan kebahagiaan hidup di dunia dan di akherat bagi orang-orang yang telah menempuh jalan petunjuk Allah. Jannah, taman surga di negri akherat, tempat yang sangat indah yang belum pernah mata melihat, telinga belum pernah mendengar dan hati belum pernah mampu mengangankannya.

Sangat sulit bagi seorang yang hidup di abad-abad awal masehi memikirkan kehidupan dijaman saat ini abad ke 21, segala fasilitas kehidupan saat ini telah tumbuh berkembang dengan pesatnya. Pada jaman dahulu sebuah kereta kuda dengan bahan kayu dan hiasan tembaga sudah dianggab kendaraan yang sangat indah dan mewah, yang dimiliki oleh para raja-raja di istana-istana. Sedang saat ini banyak orang-orang awampun dapat menaiki sebuah pesawat terbang yang jauh lebih indah dan lebih canggih dari sebuah kereta kuda. Allah-lah yang mengilhami para ilmiawan dan teknolog di abad ini untuk mampu membuat pesawat terbang.

Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan kedalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah (QS. 4:122)

Bagaimana meyakinkan orang-orang kaya yang bergelimang harta dijaman ini untuk mampu meyakini janji Allah yang demikian besar ini ?, tidak ada lain kecuali mereka harus mengilmui Al-Qur'an dan As-Sunnah dan kemudian menempuh jalan para Nabi dan orang-orang sholih, sebagaimana digambarkan dalam dua sumber tersebut.

Banyak sekali contoh-contoh orang-orang yang dicintai oleh Allah ada didalam Al-Qur'an dan As-Sunnah, termasuk orang-orang yang pandai dan para raja-raja. Segala kekuatan apapun yang dipinjamkan oleh Allah kepada mereka, maka mereka gunakan untuk berta'at kepada Allah. Kekayaan yang melimpah ruah digunakan untuk membangun iman dan taqwa baik untuk dirinya, keluarganya dan masyarakatnya. Karena memang ketaqwaan, iman dan amal sholih, adalah syarat pokok untuk masuk surga.

Sekalipun seseorang itu miskin dan papa di dunia, tapi kalau mereka tidak bertaqwa, tidak beriman dan beramal sholih, mereka juga tidak akan masuk surga. Orang-orang kaya tentu sudah merasakan lezatnya hidup dalam kemudahan dan kelapangan, maukah mereka melestarikannya hingga kemudian mereka dapat masuk surga diakherat kelak, kita simak janji-janji Allah antara lain

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu". (QS. 66:8)

(Ingatlah) hari (yang diwaktu itu) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab), itulah hari (waktu itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah keberuntungan yang besar. (QS. 64:9)

Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. (QS. 57:11)
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mu'min laki-laki dan perempuan sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar. (QS. 57:12)

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (QS. 61:10)
(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya, (QS. 61:11)
niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di surga 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar. (QS. 61:12)

Banyak sekali janji-janji Allah disampaikan di dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah yang dapat segera direspek oleh orang-orang kaya. Bagaimana orang-orang kaya bisa andil dalam menyebarkan iman dan amal sholih ditengah-tengah kehidupan umat manusia.

Banyak ladang-ladang amal yang bisa dilakukan, diantaranya dengan mendatangkan tenaga ahli untuk mendidik kaumnya, mendirikan sekolah-sekolah ketrampilan. membangun pabrik-pabrik atau pula perkebunan-perkebunan, atau usaha-usaha membangun fasilitas-fasilitas yang dapat mengangkat kecerdasan dan ketrampilan umat manusia. Namun semuanya itu harus terintegrasi kuat dengan pembinaan dan bimbingan moral yang terus menerus dan tertata, yang dapat menumbuhkan dan melestarikan ketaqwaan.

Akhirnya orang-orang kaya akan tersenyum penuh bahagia ketika saat-saat terakhir, ketika ruh-ruh mereka dipanggil pulang menghadap kepada Allah. Seolah-olah seperti anak-anak pelajar Taman Kanak-Kanak yang akan pulang ke rumahnya masing-masing dengan sangat ceria sambil menyanyikan lagu "gelang si patu gelang". Segala usahanya membangun umat untuk beriman dan beramal sholih, membangun manusia yang trampil dan cerdas, telah tampak dalam bayang-bayang pahala yang dikabarkan oleh malaikat maut yang menjeput kepadanya.

Siapapun orang berguman dan berdoa semoga kepergian orang kaya yang telah berjasa besar dengan pengurbanan jiwa dan hartanya, dapat menjadi kebahagiaan nya di dunia dan di akherat dan keberkahan bagi umat manusia yang masih hidup. Betapa kehidupan di dunia menjadi indah dan damai, bila para orang-orang kaya sudah menjadi demikian 'ALIMNYA. Bayang-bayang sangat indah… Surga… Surga… Surga…, Wallahu'alam.


6 komentar pada “Orang-orang Kaya Harta Yang Pasti Menghuni Surga

  1. hal2 seperti inilah yang seharusnya di ketahui oleh orang2 kaya,, y di berikan Allah Ta’la kesempatan untuk  berjihad dengan harta dan jiwanya,, 

    tp kebanyakan dari orang2 kaya tersebut pura2 tidak tahu dengan seruan Allah tsb…

  2. lebih berat jadi orang kaya dari pada jadi orang miskin.sampai2 nabi Muhammad SAW tidak meninggalkan warisan kepada anak2nya.mengapa?pahamilah untuk apa Alloh SWT mengamanatkan rizki pada kita.karena mata dan telinga kita harus selalau digunakan,agar digerbang akhirat kelak kita tidak menyesal karena teramat cinta kepada harta,sehingga pura2 tidak mendengar dan tidak melihat kesusahan2 orang lain,sekolah2 islam yang sangat butuh dukungan,anak2 yatim piatu,anak2 yang terlantar,buanyaaaaaak sekali tempat buangan harta jika kita punya hati.harta adalah jala malapetaka.itulah sebabnya nabi tidak mau mewariskan harta pada anank2nya.

  3. Mudah mudahan orang yang merasa dirinya kaya mau menafkahkan sebagian hartanya di jalan Alloh,.

  4. Nice article!..tapi konkritnya kudu pripun mas..terutama yang sedang menuju sugih..kudu gimana gitu? he3

    Kalo saya simple, sugih walau diijinkan masuk syurga suwe banget karena ada audit..tanya ini darimana tanya itu untuk apa.. ( dan ini sebuah kepastian terjadi )

    Kalo miskin (baca:cukup) ketoknya luwih gampang merapat ke orang-orang yang syukur 🙂
    Tapi ada juga (mugo2 ndak banyak) wis miskin tapi sombong..nah yang beginian niki ora babar blas dilirik Gusti Allah di akherat (ada hadistnya)

    Intinya semua berbanding lurus antara yang didapat dan resiko!
    manturnyuwun

  5. kaya harta..kaya budi..kaya ilmu…kaya jiwa..dapatkah sosok ini menyatu dalam diri seorang mukmin?tentunya bisa..kalau kita mau secara kafah dalam berislam dan beriman.

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.