Mulianya Amanat Sebanding dengan Bahayanya

mta-03Jabatan (kedudukan) pada permulaannya penyesalan, pada pertengahannya kesengsaraan (kekesalan hati) dan pada akhirnya azab pada hari kiamat. (HR. Ath-Thabrani)


8 komentar pada “Mulianya Amanat Sebanding dengan Bahayanya

  1. Memang benar, amanat bisa menjadi ladang amal bagi kita, namun bila kita salah dalam mengemban amanat petaka yang kita dapat………..

  2. Saya setuju klo jabatan ang diemban amat esar bahay ayng dipikul, sbab dalam menjalankan amanah kitaelalu bersinggungan dengan orang2 yang menjadi pengikut syetan…makanya jangan berambisi jadi pejabat….tkut kena azab

  3. Allohu akbar………semoga Allah meridhoi atas apa yang telah kita usahakan slama ini. Tetap istiqomah untuk ngaji dan mengamalkan hasil dari kita ngaji itu. HAMASAH

  4. wahhhh judule menakutkan aku je…..kalau amanah di pegang orang BERIMAN,apa juga berbahaya mas???…jan kalau orang yang BERIMAN pasti setiap langkahnya selalu merasa diawasi oleh Allah…..tentu ini udah menjadi SELF CONTROL to….makanya bagi kita yang mau memberikan amanah kepada seseorang lihat dulu bagaimana agamanya…..jangan kita malah menjerumuskan saudara kita…karena kita turut berperan dalam ketidak amanahan dia,BETUL GAK???.jadi HATI-HATI!

  5. bener…tapi tergantung siapa yang diamanahi…..kalau yang diamanahi orang yang tepat….menjaga amanah tersebut hingga menjadikannya jalan menuju surga……

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.