Mu’jizat-Mu’jizat Nabi Isa Alaihi Salam

qq2Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikut beliau. Alhamdulillah, Allah telah menunjuki dan memahamkan kita akan jalan lurus. Jalan hidup yang di rahmati oleh Allah Tuhan semesta Alam.

Allah sangat menyayangi kepada umat manusia yang menempuh jalan-jalan iman. Walaupun iblis dan syaitan senantiasa berusaha menyesatkan umat manusia dalam beribadah kepada Allah, namun Allah selalu mengutus Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya untuk membimbing manusia kembali menempuh jalan yang benar dan lurus.

Syaitan membisikkan kesesatan kepada manusia dari segenap penjuru arah dan tidak akan pernah mengenal menyerah.

Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalangi-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, (QS. 7:16)
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta'at). (QS. 7:17)

Namun Allah senantiasa selalu melindungi hamba-hamba Nya yang bersungguh-sungguh berpegang teguh pada petunjukNya

Allah berfirman:"Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). (QS. 15:41)
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (QS. 15:42)

Segala puji bagi Allah, Dia-lah Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang mengutus para Nabi dan Rasul untuk menuntun manusia kembali ke jalan Yang lurus.

Nabi Isa telah diberi mu'jizat oleh Allah dengan berbagai kelebihan agar umat manusia dijaman beliau dapat meyakini bahwa ia adalah utusan Allah Tuhan semesta Alam Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Tinggi, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dengan melihat kelebihan-kelebihan itu diharapkan manusia kemudian mau dituntun kembali ke jalan Allah. Mu'jizat nabi Isa difirmankan oleh Allah dalam Al-Qur'an diantaranya adalah,

Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al-Kitab, Hikmah, Taurat, dan Injil. (QS. 3:48)

Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mu'jizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seijin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman". (QS. 3:49)

Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mu'jizat) dari Tuhanmu. Karena itu bertaqwalah kepada Allah dan ta'atlah kepadaku. (QS. 3:50)

Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus". (QS. 3:51)

Umat manusia sering dalam hidup di dunia menghadapi zaman-zaman yang gelap dan suram. Setelah lama ditinggal para Nabi dan Rasul Allah, sering manusia membiarkan dirinya jatuh dalam kesesatan yang ditawarkan syaitan. Sehingga merajalela kemaksiyatan, kekejian, keganasan, ketidak adilan, kemusyrikan dan berbagai macam kesengsaraan dan kekacauan dalam kehidupan. Sebagaimana zaman hari ini misalnya, banyak merebak kemaksiyatan, kekejian di tengah-tengah kehidupan dan sekaligus merebaknya ilmu-ilmu sihir yang digandrungi oleh khalayak umat manusia.

Untuk menyadarkan akan kebatilan semua kekuatan-kekuatan yang mengajak kepada kesesatan tersebut Allah memberikan mu'jizat-mu'jizat pada para utusan-utusan-Nya. Sehingga dengan melihat kelebihan-kelebihan para Nabi tersebut diharapkan umat manusia mau untuk dituntun kembali kepada jalan Allah jalan yang benar dan lurus.

Segala puji bagi Allah, yang begitu amat menyayangi umat manusia yang beriman di muka bumi ini. Al-Qur'an telah membahas dengan gamblang kejadian demi kejadian yang telah Allah sampaikan agar manusia kembali menempuh jalan kebenaran. Karena bayang-bayang keindahan, kesenangan dan kelezatan janji-janji syaitan, namun selamanya apa yang diajakkan syaitan itu akan berujung pada kekacauan dan kesengsaraan bagi kehidupan umat manusia di dunia dan di akherat.

Umat manusia secara pribadi atau pula secara bersama memiliki tabiat yang sama, penyakit-penyakit jiwa dan raga yang dideritapun juga sama. Segala hal-hal penyimpangan yang terjadi dimasa lalu, sering berulang kembali disaat berikutnya atau pula disa'at ini atau disaat yang akan datang. Dan jalan keluarnya dari masalah tersebut sebenarnya juga dengan cara yang sama.

Allah dialah Tuhan semesta alam yang telah menciptakan makhluq-makluqnya dengan sifat-sifat yang spesifik dan tetap spesifik

yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(-Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya. (QS. 25:2)

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, (QS. 30:30)

Segala puji hanya bagi Allah, marilah kita teguhkan hati kita untuk menempuh jalan-jalan petunjukNya, agar kita selamat dan bahagia di dunia dan di akherat. Kita sadari akan Ke Maha Agungan, Ke Maha Esaan, dan ke Maha Tinggian Allah, dan kemudian kita senang menempuh jalan petunjukNya dan senang pula mengingatNya dan selalu bersyukur kepadaNya, Hal inipun telah Allah firmankan pada nabi Isa sebagaimana dalam Al-Qur'an yang artinya,

Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Ilah selain Allah". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". (QS. 5:116)

Tugas manusia hidup di dunia dan di akherat adalah sama, yaitu Mengagungkan Allah Tuhan Semesta Alam, Tuhan Yang Maha Esa. Bila manusia di dunia ini sudah dapat menemukan tanda-tanda ke Agungan Allah, dan kemudian melaziminya, dengan tunduk dan patuh kepada-Nya, maka hidupnya akan selamat dan bahagia. Manusia akan memiliki rasa bahagia untuk berzikir mengagungkan Allah Tuhan Yang Maha Esa, dan sekaligus ringan untuk menjalankan perintah-perintahNya dan sekaligus ringan pula untuk menjauhi larangan-larangan-Nya. Allah memaparkan kisah Nabi Adam dan istrinya

Allah berfirman:"Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh sebahagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan ia tidak akan celaka. (QS. 20:123)
Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta". (QS. 20:124)
Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya seorang yang melihat" (QS. 20:125)
Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu(pula) pada hari inipun kamu dilupakan". (QS. 20:126)

Kita bermohon kepada Allah, semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita semua untuk mencintai jalan-jalan petunjuk yang diberikan oleh Allah, dan kita merasa bahagia dalam menempuhnya. Dan semoga dikekalkan oleh Allah hingga di akherat kelak. Segala puji bagi Allah, yang telah mengutus Rasul-Rasul-Nya, agar manusia tidak terus menerus di dalam kegelapan dan ketersesatan. Semoga manusia mau bersyukur kepada-Nya dan mau kembali kepada jalan lurus jalan Al-Islam, sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah. Wallahu  a'lam


5 komentar pada “Mu’jizat-Mu’jizat Nabi Isa Alaihi Salam

  1. wah aku beruntung bisa tahu banyak dan belajar banyak dari saudara-saudara muslim dalam belajar memahami dan meneladani uraian ttg alquran yg berisikan kajian yg mendalam ttg para rasul,nabi, dan pengikutnya…sbgmn bekal saya untuk kembali kepadaNYA…..terima kasih saudara-saudaraku semua…..assalamualaikum…

  2. Setahu saya..mukjizat yang dikaruniakan kepada nabi Isa adalah sebagai berikut :
    :“(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: ‘Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan roh kudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat, dan Injil, dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: ‘Ini tidak lain hanya sehir yang nyata.’ Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: ‘Berimanlah kepada-Ku dan kepada rasul-Ku.’ Mereka nienjawab: ‘Kami telah beiiman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).’” (QS. al-Maidah: 110-111)

    Ayat-ayat tersebut menyebutkan lima mukjizat Nabi Isa.

    Pertama, bahwa beliau mampu berbicara dengan manusia saat beliau masih di buaian.

    Kedua, beliau diajari Taurat dan Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa telah tersembunyi dan telah mengalami perubahan yang dilakukan oleh orang-orang cerdik dari kaum Yahudi.

    Ketiga, beliau membentuk tanah seperti burung kemudian meniupkannya lalu tanah itu menjadi burung.

    Keempat, beliau mampu menghidupkan orang-orang yang mati.

    Kelima, beliau mampu menyembuhkan orang yang buta dan orang yang belang

    semoga bermanfaat bagi rekans mta

  3. Alhamdulillah…
    Saya sangat senang sekali dengan adanya media dakwah dari MTA online ini…
    Bahkan Sebagian dari isi kajian mta online ini saya postingkan kedalam Blog saya…
    Semoga membawa manfaat bagi kita semua………

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.