MTA Fokuskan Penanganan Psikis Korban Gempa di Padang

icon-gempa-sumbar-mtaBERASTAGI – Penanganan mental korban paska gempa di Padang beberapa waktu lalu merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Beratnya beban yang dialami warga berpotensi mengganggu psikis korban. Karenanya, Majlis Tafsir Alqur’an (MTA) lebih memfokuskan penanganan psikis kepada korban gempa.

“Kita berusaha untuk membuat korban yang selamat untuk menerima keadaan dan kemudian dapat beraktivitas kembali,” ujar ketua tim relawan MTA, Sarijo, yang dihubungi Waspada Online dari Padang, tadi sore.

Dikatakan, psikis korban terganggu akibat bahan makanan dan tempat tinggal yang belum mencukupi. Ketidakterimaan menerima keadaan juga menjadi faktor yang menyebabkan korban mengalami gangguan shock berat.

Dalam menangani masalah tersebut, diungkapkan, pihaknya mengirimkan 150 relawan yang berasal dari Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo, Tapanuli Utara, Simalungun, Pekanbaru, Jambi dan Solo.

“Kita berupaya untuk memulihkan kejiwaan korban, dengan memberikan tausyiah kepada mereka,” ujarnya.

Para relawan, tambahnya, membuka dua posko yang berada di dusun Pasar Usang dan dusun Kampung Apar desa Sungai Buluh kecamatan Batanganai kabupaten Padang Pariaman, dan rencananya akan berada dilokasi selama 30 hari.

“Masa penanganan selama 30 hari juga bisa bertambah, tergantung dari keadaan,” tuturnya.

Dikatakan, dipilihnya lokasi itu karena terdapat sepuluh keluarga yang merupakan warga MTA. Selain itu, daerah tersebut juga berada dikawasan terpencil sehingga luput dari perhatian.

“Kita juga membawa 1368 paket sembako beserta uang, kebutuhan sandang dan material yang digunakan untuk memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. Mudah-mudahan mereka terbantu,” katanya.
(dat01/wol-smt)

Sumber :
WASPADA Online, Senin 19 Oktober 2009
ABDULLAH LATHIF MANJORANG
karopress.wordpress.com
adhif_wol@yahoo.com


7 komentar pada “MTA Fokuskan Penanganan Psikis Korban Gempa di Padang

  1. Semoga Allah memberikan rahmat dan barakahnya pada relawan yg telah berangkat meringankan beban saudara kita di Padang.

  2. Semoga saudaraku di Sumbar yang sedang terkena musibah, dapat menerima dengan keikhlasan, dan hanya kepadaNYA-lah bersandar semua harapan.
    Sebarapa dan apa yang bisa kita berikan bantuan kepada mereka semoga menjadi perekat hati dan Allah ridlo terhadap amal kita.

  3. Smoga Allah menguatkan nikmat iman dan islam di dalam dada Saudara2 kita yang tertimpa bencana. Harta boleh datang dan pergi, namun kebenaran harus tetap terpatri di hati….

  4. barang siapa yg mau meringankan beban hidup saudaranya…Allah akan meringankan bebannya di dunia-akhirat…

  5. mari kita berikan empati semaksimalnya..apapun yang dpt kita lakukan untuk meringankan beban lahir-batin saudara kita disana.

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.