MENCARI BEKAL AKHIRAT

Solopos, rubrik Hikmah (28/1/2011). Roda dunia terus berputar, siang berganti malam, malam berganti siang. Sebagian manusia sibuk mengejar harta dunia. Sebagian sibuk mencari ilmu dan mengembangkan pengetahuan. Yang lain sibuk berolah raga meningkatkan vitalitas dan kebugaran. Yang lain lagi sibuk mengejar pangkat dan jabatan.

Seolah tidak ada lagi yang lebih berharga dari apa yang mereka kejar. Allah tidak melarang manusia untuk memiliki harta banyak, ilmu yang luas, usia yang panjang, dan badan yang sehat. Namun semua itu harus dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.

Imam Tirmidzi meriwayatkan : Rasulullah SAW pernah mengingatkan bahwa kedua kaki anak Adam tidak akan bergeser sebelum ditanya atas empat hal yakni umur, ilmu, harta, dan badan. Bahkan tentang harta manusia akan ditanya dua hal yakni dari mana harta itu diperoleh dan kemana dibelanjakan.

عَنْ اَبِى بَرْزَةَ اْلاَسْلَمِيّ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لاَ تَزُوْلُ قَدَمَا عَبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا اَفْنَاهُ وَ عَنْ عِلْمِهِ فِيْمَا فَعَلَ وَ عَنْ مَالِهِ مِنْ اَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَ فِيْمَا اَنْفَقَهُ وَ عَنْ جِسْمِهِ فِيْمَا اَبْلاَهُ. الترمذى و قال: هذا حديث حسن صحيح

Dari Abu Barzah Al-Aslamiy, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah bergerak kedua tapak kaki seorang hamba (pada hari qiyamat), sehingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia mendapatkannya dan untuk apa ia belanjakan, dan tentang badannya untuk apa ia manfaatkan". [HR. Tirmidzi juz 4, hal. 36]

Demi harta manusia lupa siang dan malam. Siang dijadikan malam, malam dijadikan siang. Karena harta manusia lupa halal haram. Yang haram diterjang, apalagi yang halal mereka perebutkan. Semakin berbelit dan semakin rumitnya kasus Gayus menunjukkan begitu banyaknya orang-orang yang terlibat yang menerjang rambu-rambu halal haram. Sudah banyak oknum dengan berbagai latar belakang yang terlibat, seperti polisi, jaksa, pengacara, bahkan pengusaha dan lain-lain.

Mereka membangun jaringan mafia tanpa nama dan bersepakat untuk mencari keuntungan bersama tidak peduli halal haram. Mereka lupa bahwa Allah selalu mengawasi perbuatan makar mereka. Mereka lupa bahwa hidup di dunia ini hanya bersifat sementara, sedang yang kekal adalah kehidupan akherat. Untuk itu Allah mengingatkan di dalam surat Al-Qashash : 77:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الآخِرَةَ وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الأرْضِ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."

Ayat ini mengingatkan kita semua untuk memanfaatkan potensi apa saja yang dianugerahkan Allah kepada kita untuk mendapatkan kesuksesan akherat. Usia yang panjang, ilmu yang luas, harta yang banyak, dan badan yang sehat pada hakekatnya adalah amanat Allah untuk dimanfaatkan pada apa yang Allah kehendaki.

"Mereka yang menunaikan amanat akan selamat. Sedang mereka yang berkhianat tidak akan selamat. Akan tetapi karena kemurahan Allah, manusia dipebolehkan untuk menikmati sebagian kenikmatan dunia itu. Hanya pada tingkat jangan lupa, bukan untuk diutamakan."

Allah mengingatkan orang beriman untuk mencari bekal akherat [QS Al-Hasyr : 18]

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

dan sebaik-baik bekal adalah taqwa [QS Al-Baqarah :197].

.....Sesungguhnya Sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal.

Karena tidak mungkin orang bisa bertaqwa tanpa mengamalkan Al-Qur'an dan As-Sunnah, maka marilah kita pelajari Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan sungguh-sungguh, kita fahami, kita yaqini, lalu kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pertolongan Allah, kesungguhan dan kedisiplinan kita dalam beramal sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah akan merubah karakter kita yang jelek menjadi baik, yang kikir menjadi dermawan, yang malas menjadi rajin, yang pendosa menjadi bertaqwa, insya Allah. Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang bertaqwa, aamiin.

al-ustdh
Al-Ustadz Drs. Ahmad Sukina
Ketua Umum Majlis Tafsir Al-Qur'an (MTA)

~oO[ @ ]Oo~


9 komentar pada “MENCARI BEKAL AKHIRAT

  1. Terima kasih.dgn membaca tausiah diatas semakin memperkuat iman saya dan meringankan ketakutan ketakutan yg saya hadapi dalam pembelajaran saya tentang iman saya.sungguh sangat bermanfaat…semoga kita termasuk org2 yg bertakwa… Amien..

  2. mari kita mulai dari lingkungan yang paling kecil, yaitu diri dan kel. kita tuk memahami dan mengamalkan Qur’an dan Sunah semaksimal mungkin. Insya Allah kalo keluarga2 sudah mengamalkan Qur’an dan sunah dengan baik dan benar, negeri kita akan menjadi negeri yg
    Baldatun thoyibatun wa rabbun ghafur. Amin…………………..

  3. RENUNGAN DIKALA SENGGANG *. JIKA MANUSIA HIDUP HANYALAH SEKEDAR MEMENUHI HARI DEMI HARI DENGAN MATERIALISTIS BAGI DIRINYA, MAKA SEBENARNYA IA TIDAK MEMILIKI ARAH DALAM HIDUPNYA, TUJUANNYA HANYALAH UNTUK HIDUP DIDUNIA FANA INI. *. KEADAAN SEPERTI INI BAGAIKAN SEMANGAT YANG MATI DIDALAM JAGAD RAYA YANG MASIH HIDUP INI. *. NAMUN KEADAAN YANG TIDAK CERDAS DAN TIDAK SEHAT INI MASIH DAPAT DIPERBAIKI DENGAN CARA MENEMPATKAN “RUH DAN SEMANGAT AL-QUR’AN” YANG RACHMATAN LIL-ALAMIN (MEMBERI RACHMAT DAN KESEJAHTERAAN KEPADA SELURUH UMAT DIJAGAD RAYA INI) DALAM SELURUH KEHIDUPAN KITA SEHARI-HARI. *. ALLAH SWT MENCIPTAKAN MANUSIA ADALAH UNTUK : “MENJADI KHALIFATULLAH DIMUKA BUMI INI” (SEBAGAI WAKIL “NYA” DALAM MENGELOLA BUMI BESERTA ISI DAN KEHIDUPANNYA DENGAN SEBAIK-BAIKNYA, SERTA SEMATA-MATA HANYA UNTUK MENGABDI KEPADA “NYA” ). *. SEBAIK-BAIK MANUSIA HIDUP DIDUNIA INI ADALAH : “MEREKA” YANG KEHIDUPANNYA BERMANFAAT BAGI DIRINYA, KELUARGANYA, LINGKUNGANNYA DAN SESAMANYA. *. COBA RENUNGKAN : APAKAH KEHIDUPAN KITA SUDAH BERMANFAAT BAGI DIRIKU SENDIRI, BAGI KELUARGAKU, BAGI LINGKUNGANKU BAIK DIKANTOR, DIRUMAH, DIKAMPUNG MAUPUN DIMANA SAJA KAKI INI BERPIJAK, BAGI SESAMA UMAT ALLAH SWT BAIK MANUSIA, HEWAN DAN TUMBUHAN, SERTA BAGI TUHAN KITA ????? *. YA ALLAH YA TUHAN SEKALIAN ALAM YANG MAHA PENGASIH LAGI PENYAYANG, AMPUN BERIBU AMPUN APABILA KAMI TELAH BANYAK MELUPAKAN “MU” SELAMA INI, DAN BERILAH KAMI KEKUATAN DALAM SISA KEHIDUPANKU UNTUK SELALU MENGABDI KEPADA “MU”. *. SEMOGA KITA SEMUA TERMASUK KELOMPOK DARI “MEREKA” ITU, SEHINGGA KITA MENJADI MANUSIA YANG BERUNGTUNG. AMIN… AMIN….YA ROBAL-ALAMIN ! PENGABDIAN SEJATI *. PENGORBANAN DIATAS JALAN KEBENARAN ADALAH : “KESELAMATAN” DAN PENGORBANAN DIJALAN KEBENARAN (DIJALAN ALLAH SWT) ADALAH IBADAH DAN PENGABDIAN YANG SEBANAR-BENARNYA. *. SEMUA MAKHLUK YG BERNTAWA DIJAGAD RAYA INI PASTI AKAN MATI (SUNATULLAH) TIDAK TERKECUALI MANUSIA, MAKA SEBENARNYA HIDUP KITA INI UNTUK MEMPERSIAPKAN KEMATIAN (SUBHANALLAH). *. MAKA TUJUAN HIDUP INI SEBENARNYA ADALAH : MENUJU “ALLAH YANG MAHA SUCI”. IBARAT KITA MENUJU SUATU TEMPAT YANG SANGAT INDAH SEKALI DENGAN MELEWATI JALAN YANG BENAR (SESUAI TUNTUNAN ALLAH DALAM AL-QUR’AN DAN HADITS), MAKA DALAM PERJALANAN INI SEJAK DARI START MAUPUN DITENGAH PERJALANAN KITA AKAN MENJUMPAI BANYAK SEKALI KEINDAHAN-KEINDAHAN YANG LAIN DAN PADA AHKIRNYA AKAN DICAPAI SUATU KEINDAHAN YANG HAKIKI YAITU : “DISISI ALLAH SWT”. *. SEMOGA KITA MENJADI MANUSIA YANG SELALU MENDAPATKAN TUNTUNAN “NYA” SEHINGGA MENJADI MANUSIA YANG BERUNTUNG DAN MENDAPAT TEMPAT YANG TERAMAT INDAH DISISI “NYA”. *. AMIN….AMIN…..YA ROBAL-ALAMIN !!!

  4. assalamu’allaikum wr.wb. Memang klu kt ingat urusan akhirat membuat kt ngeri, takut. Cm klu kt selalu bertaqwa kpd allah kt akan selalu di ksh petunjuk, jd hati kt akan selalu tenang dlm menghadapi masalah dunia dan akhirat.

  5. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Saya selalu merasa takut jika memikirkan besok tiba – tiba ajal menjemput, karena amal baik saya dibanding amal buruk saya, lebih banyak amal buruknya. Saya selalu berusaha menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat namun lingkungan kadang tidak mendukung. Saya berada di institusi yang tidak ada umat nasrani ataupun yahudi, namun untuk shalat tepat waktu terasa sangat sulit.

  6. Mati, kata – kata itu sering kita dengar. Hari ini kita mengantar sanak, saudara, teman atau siapa saja yang bernama manusia menuju peristirahatannya yang terakhir. Sedangkan kita menunggu giliran dan tak dapat ditawar – tawar lagi ajal pasti menjemput kita dan kita benar – benar tidak tahu kapan ajal akan menjemput kita, mungkin besok, hari ini, sejam atau sedetik lagi?
    Kalau bepergian keluar kota tentunya perlengkapan sehari – hari kita siapkan, namun kalau sudah berpergian jauh dan jauh kealam sana sudah seberapa keranjangkah bekal yang telah kita siapkan.
    Bekal terbaik untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita selama hidup di dunia adalah takwa dalam arti sesungguhnya, yakni benar-benar mematuhi segala perintah Allah dan menjauhi hal – hal yang dilarang-Nya. Semoga kita menajdi orang yang selalu takwa kepada Allah Swt. Amin.

  7. Trima kasih pak, smoga pr pemimpin bgs & kt tidak hanya mmbaca tp bs mengimplntasikan dlm keseharian, amiin

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.