Lanal Cilacap Undang SAR MTA dalam Latihan Penanggulangan Bencana

Cilacap - Guna memberikan bekal pengetahuan mengenai penanggulangan bencana alam gempa dan tsunami, pangkalan TNI Angkatan Laut atau Lanal Cilacap menggelar latihan penanggulangan bencana alam tahun 2019. Secara resmi, latihan dibuka oleh Danlanal Cilacap Kolonel Laut Adi Lumaksana S.Sos. Upacara dihadiri seribuan peserta yang terdiri dari instansi pemerintah, berbagai potensi dan relawan di Cilacap.

Danlanal Cilacap mengatakan, pihaknya bersinergi dengan instansi terkait dalam latihan ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam di Cilacap. Sebab sesuai informasi dari BPBD peringkat ancaman bencana gempa dan tsunami Cilacap menduduki peringkat pertama untuk provinsi Jawa Tengah dan peringkat ke-17 nasional sehingga perlu diadakan latihan ini.

Sedangkan target pelatihan adalah membuat produk dengan membagikan video kepada instansi terkait untuk disebarkan kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat mengetahui bahwa dirinya berada di daerah zona merah atau zona kuning. Zona merah berarti wilayah yang berdampak langsung, sedangkan zona kuning daerah yang berdampak namun sedikit. Begitu pula untuk masyarakat yang berada di zona aman, pada saat evakuasi diharapkan tidak ikut lari dan akhirnya menambah kepadatan pada titik tertentu.

Dalam latihan ini, Lanal Cilacap mengundang unsur dari berbagai instansi dan potensi. Antara lain TNI, Polri, SBI, Senkom, MDMC, Cilacap Rescue, Tagana, PMI, One Care, Banser dan SAR MTA. Tidak hanya teori peserta juga diberikan materi dan praktik yang terdiri dari kebijakan penanggulangan bencana alam, mitigasi bencana alam gempa bumi dan tsunami, latihan evakuasi korban serta simulasi.

Pemateri sekaligus rescuer dari Basarnas Cilacap, Sigit Purnomo mengatakan rasa syukurnya karena pelatihan telah berjalan lancar. Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam latihan ini bisa bermanfaat untuk menolong orang-orang yang membutuhkan. Setelah berjalan selama sepekan, latihan penanggulangan bencana ditutup dengan upacara pada hari Selasa 26 November 2019 yang lalu.

 

Kontributor Cilacap Jawa Tengah, Sarwanto melaporkan.