Konsisten Belajar Tahsin Alquran, Kunci Jauh dari Penyakit Malas

Kota Semarang - Warga MTA dari tiga cabang di perwakilan kota Semarang meliputi MTA Gunungpati, MTA Mijen, dan MTA Gajahmungkur, menerima materi motivasi membaca alquran dari tim Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Tahsin LPPT MTA pusat.

Kegiatan motivasi berlangsung di MTA cabang Gunungpati, diisi oleh Ketua dua LPPT MTA pusat, Ustadz Chairul Anam. Dalam kesempatan ini juga dipraktikkan cara membaca alquran sesuai makhrajnya dengan berbagai Teknik. Mulai dari tinggi rendah bacaan, hingga cara melafalkan huruf hijaiyah secara benar.

Selain itu juga ditekankan bahwa warga MTA harus fasih membaca dan melafalkan kalimat-kalimat Allah, untuk menunjang dakwah kepada masyarakat luas. Ustad Chairul Anam juga mengungkapkan bahwa penyakit yang paling banyak diderita oleh orang yang ingin belajar membaca alquran adalah penyakit malas. Oleh karena itu, agar peserta pengajian tidak terjangkit kemalasan maka perlu adanya konsistensi dalam belajar tahsin alquran. Ustadz Chairul Anam juga meminta kepada peserta pengajian untuk tidak “mandeg” atau berhenti dalam belajar, atau bahkan “mutung” alias berputus asa.

Ketua MTA Gunungpati, Ustadz Muhammad Al Amin mengatakan kajian ini merupakan langkah awal sebelum dimulainya program belajar tahsin alquran secara rutin setiap hari Kamis dengan pendampingan langsung dari tim LPPT MTA.