Khutbah Ied di Manahan Solo : Terorisme dalam Pandangan Islam

icon-manahan-mta-iedPagi yang cerah, bertepatan dengan 1 Syawal 1430H. Masyarakat Solo raya dan sekitarnya berbondong-bondong memadati komplek parkir stadion Manahan. Satgas-satgas MTA tersebar disetiap titik untuk mengatur dan menjaga kelancaran proses Shalat IED.

Kumandang takbir bergema di langit stadion Manahan Solo. Sholat Ied yang bertepatan pada tanggal 20 September 2009 yang diselenggarakan di Manahan ini dipadati pengunjung lebih dari 40.000 jamaah. Yang bertugas sebagai Imam sekaligus Khotib shalat Ied 1 Syawal 1430H adalah Al-ustadz Drs.Ahmad Sukino. Dengan mengambil tema "Terorisme Dalam Pandangan Islam" dalam ceramahnya.

Dalam ceramahnya, Al Ustadz yang juga sebagai pimpinan yayasan Majelis Tafsir AlQuran (MTA) Surakarta menekankan, dalam Islam tidak dibenarkan menggunakan cara-cara kotor dalam berpolitik, termasuk tindakan terorisme untuk mencapai tujuannya.

“Hai ‘Aisyah, sesungguhnya Allah itu Maha Kasih Sayang dan senang kepada kasih sayang, dan Dia memberi (kebaikan) pada kasih sayang itu apa-apa yang Dia tidak berikan kepada kekerasan, dan tidak pula Dia berikan kepada apapun selainnya”. [HR. Muslim juz 4, hal. 2003]

Kejahatan dan perbuatan jahat, keduanya sama sekali bukan ajaran Islam. Dan orang yang paling baik Islamnya ialah yang paling baik akhlaqnya. [HR. Ahmad juz 7, hal. 410, no. 20874]

Namun demikian, umat Islam juga tidak dilarang untuk terjun ke dunia politik. Umat Islam yang berpolitik justru diharapkan dapat membawa nilai-nilai Islam sebagai pondasi akhlak untuk membenahi moral bangsa Indonesia.

Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin membawa misi yang sangat mulia dalam membenahi akhlak manusia.
Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. [QS.Al-Anbiyaa’ : 107]

Ajaran Islampun tak lekang oleh waktu, ajarannya yang universal akan tetap sinkron dengan perkembangan kondisi di dunia. Namun sayangnya, umat Islam sendiri banyak yang memungkiri sebagian firman Allah, dan lebih mengutamakan hawa nafsunya.

Hai  orang-orang  yang  beriman,  janganlah  suatu  kaum  (golongan)  memperolok-olok  kaum (golongan) yang  lain  (karena) boleh  jadi mereka  (yang diperolok-olok)  lebih baik dari mereka (yang memperolok-olok). [QS. Al-Hujuraat : 11]

Nabi  SAW  telah  memperingatkan  juga  bahwa  sesama  muslim  adalah  saudara  dan  haram  darahnya, haram kehormatannya dan haram hartanya.  [HR. Bukhari].

Namun  itu semua  tidak diindahkan. Oleh karena  itu melalui kesempatan  ini semoga dapat menjadi  jembatan, menyadarkan para politikus  muslim,  hendaklah  mempererat  persaudaraan  sesama  muslim,  walaupun  berbeda partai, tetapi tetap membawa misi yang sama :  " KEJAYAAN ISLAM DAN MUSLIMIN"  dengan  memperhatikan  petunjuk-petunjuk  Allah  dan  praktek  Rasulullah  dalam menggalang ummat, serta menghindari terorisme dalam mencapai tujuan.

Dengan demikian,  jelas bahwa  terorisme sangat bertolak belakang dengan  Islam. Terorisme dalam mencapai tujuannya dengan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan, sedangkan Islam dalam mencapai  tujuan  da’wahnya  dengan  lemah  lembut  dan  kasih  sayang.

banner-ied1430-mta

Cara  demikian dilakukan bukan berarti ummat  Islam  itu penakut,  tetapi dikehendaki agar manusia menerima Islam  dengan  kesadaran,  bukan  karena  takut  kekerasan.  Namun  demikian  kalau  dengan lemah-lembut  da’wah  Islam  dilecehkan,  dihinakan,  dirintangi  dan  diteror,  maka  sikap  yang tadinya  lemah-lembut  bagaikan  sutera  yang  halus  bisa  berubah  bagaikan  singa  ganas  dan pemberani demi kejayaan Islam wal muslimin.

Karena  diri  dan  harta  orang mu’min  itu  dibeli  oleh  Allah,  dibayar  dengan  surga.  Perhatikan firman Allah dalam QS. At-Taubah : 111, yang artinya,

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang  pada  jalan  Allah;  lalu mereka membunuh  atau  terbunuh.  (Itu  telah menjadi)  janji yang benar dari Allah di dalam Taurat,  Injil dan Al-Qur'an. Dan siapakah yang  lebih menepati janjinya  (selain)  daripada  Allah  ?  Maka  bergembiralah  dengan  jual  beli  yang  telah  kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar”.

Semoga bermanfaat untuk kita semua dengan pertolongan Allah SWT, aamiin.

Download Modul PDF Khotbah-nya :

pdf-icon


3 komentar pada “Khutbah Ied di Manahan Solo : Terorisme dalam Pandangan Islam

  1. Mbahnya terosrisme itu Amerika. Yang pantas diburu itu ya biangnya teroris yakni YAHUDI. Bukan muslim. Masak Densus 88 membunuh sesama muslim ?

  2. aku sangat menyesal tdk bisa hadir n tdk bsa mndengarkan siaran ulang d radio karna sekolah d jkarta, klo boleh usul radio MTA buka chanel juga donk di jakarta timur,klo di kampung selalu mendengarkan, bareng abah dan ibu,

  3. sblmnya tuk semua warga MTA+umat muslim sluruh dunia, kami warga MTA Donorojo mohon maaf lahir bathin…taqabbalallahu minna wa minkum..kedua mari mulai diri pribadi kita masing2 tingkatkan taqwa hanya pda Allah SWT…perbaiki akhlaq..saling nasehat-menasehati, pererat kebersamaan…lanjutkan dan tingkatkan segala hal yg baik menurut Allah&Rasul-Nya

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.