Kajian & Silaturahim MTA di Masjid Itewon Korea

Ahad (6/6/2010) di Masjid ITEWON yang berdiri tahun 76 dan terbesar di Seoul. Warga MTA Korea Selatan yang tergabung dalam Persaudaraan Muslim Majelis Tafsir Al-Qur'an Korea (PMMTAK) telah mengadakan kajian dan silaturrahim. Bersama ust. Amir Husni dari UGM Yogyakarta, bapak Eko Setiyo Budi dan bapak Jumeri Mangun Winikarto. Kebetulan mereka bertiga adalah dosen UGM dari  Fakultas Pertanian.

mta-korea12

Gbr. Masjid Itewon

Agenda utama sebenarnya adalah menghadiri Simposium di Universitad Gangnung Korea. Kebetulan ketiganya adalah alumni S3 dari kampus tersebut. Disela-sela acara tersebut kita mengadakan  kajian dan ramah tamah dengan peserta kajian MTA lainnya.

Kajian di mulai jam 9.30 dan berakhir 12.30 diikuti oleh 35 orang dari berbagai penjuru kota di Korea. Bab utama yang dikaji adalah ''SEPUTAR SAFAR /MUSAFIR, IBADAH SUNNAH DAN IBADAH BID'AH''. Kajian yang berlangsung sekitar 3 jam dengan 15 menit istirahat ini masih di rasa kurang lama  karena dalam sesi terakhir dalam pembahasan sunah dan bid'ah tidak mendapatkan waktu untuk tanya jawab. Dikarenakan pada sesi pertama sangat banyak pertanyaannya. Peserta dengan penuh hikmat mengikuti kajian sampe berakhir.

mta-korea2Gbr. Acara Ramah Tamah

Kegiatan ini di sambut baik oleh sesepuh kita di Korea yaitu Bp. Eko Setiyobudi (dosen Fak Pertanian UGM). Beliau mengatakan ' walau saya belom masuk resmi anggota MTA saya senang berharap kegiatan semacam ini perlu di kembangkan, karena dengan seringnya kita kontak saling ingatkan dalam kebaikan, paling tidak kita bisa meminimalisir kegiatan yang kurang baik karena di tanah yang kita injak ini, sangat mungkin untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang merusak kalau kita tidak waspada dan hati-hati dalam melangkah".

Demikian juga sambutan Bapak Jumeri Mangun Winikarto, mengutip sebuah hadist :

'Aisyah r.a berkata Rasulullah s.a.w bersabda : "Beramalah kamu sesuai kemampuanmu. Sesungguhnya Allah tidak pernah bosan (memberi pahala) sehingga kamu sendiri yang bosan beramal. Sedangkan amal yang paling disukai Allah adalah amal yang dilakukan secara istiqomah (terus-menerus walaupun sedikit)" (HR. Muslim)

Ini semua dalam rangka membentengi pribadi dari lunturnya iman dan terseretnya arus gelombang kehidupan yang tidak menentu. Maka tatkala kita sehat tidak sadar, seberapa besar nikmat Allah SWT. Tetapi ketika  baru sedikit saja dicabut maka akan tersadar  begitu besar nikmat Allah dan diberikan dengan Cuma-Cuma. Allah memberikan pilihan hidup yang sudah jelas, silahkan manusia memilihnya sendiri. Jalan kemuliaaan ataukah jalan kehinaan.

mta-korea3Gbr. Pose bersama di depan masjid

Sehabis shalat Dhuhur kami lanjutkan makan siang di restoran Turki. Setelah itu kami lanjutkan dengan mengunjungi museum perjuangan Korea dan ke pasar Namdongmun untuk berburu sofenir.  Sebagai kenang-kenangan di negara yang bependuduk yang 45000 diantaranya muslim.

Kontak Kajian MTA di Korea :

1.       Sumardi (010 3468 0133), mail : mardiajib01@yahoo.co.id

2.       Suparjo Wongsoijoyo (010 3141 8874), mail : lodro_2000@yahoo.com

3.       Blog http://aarkhom-korea.blogspot.com


14 komentar pada “Kajian & Silaturahim MTA di Masjid Itewon Korea

  1. salam kenal mas Havid …… kami warga MTA yg korea alhamdulillah bisa rutin mengadakan kajian kelompok setiap hari minggu jam 20.00 kami memakai fasilitas YM untuk mengadakan kegiatan di sini karena jarak tempuh di antara kami sangatlah jauh , kalau mau gabung kami tunggu kehadiran saudara……………hub kontak kajian di atas
    bersama kita melangkah dalam berdakwah

  2. alhamdulilah mohon doa restu akan di resmikan mta cabang purwokerto pada tanggal 10 juli 2010 dan mudah mudahan allah meridhoi langkah perjuangan kami,…

  3. alhmdllh..sy ikut snang,wlaupun sy d propinsi jeju blum bs mngikuti kajian yg da d korea pi sy ykin suatu saat alloh akan mmberi jlan.untuk warga mta sy mnta doa nya agar sy bsa bkrja tapi tetap bisa mnjalankan printah alloh dngn baik dan bisa mngikuti kajian..amiien…….

  4. ”assallammu allaikum wr wb .sallamm kagem sedulur sedoyo keluargo besar jihat pagi kami semua yang ada di jauh juga tetap dlm ridhonya ALLAH wassallam mu allaikum wr wb

  5. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ
    Wahai saudaraku yang seiman , mari tegagkan syari’at islam dimanapun kita injakkkan kaki kita di bumi allah ini. mari kita raup rizki yang telah di selenggarakan di muka bumi oleh allah SWT. di sela-sela kesibukan kita mencari dunia mari tetap kita kibarkan bendera islam, dakwahkan islam, serukan kebenaran menurut kemampuan kita masing-masing. kita walau lemah dalam berfikir tapi tau kebenaran, maka kita harus beda dengan mereka yang bodoh, yakni mengerti dan tau akan kebenaran namun tidak mau menegagkan kebenaran itu.
    اِنَّمَا يَخْشَى اللهَ مِنْ عِبَادِهِ اْلعُلَمؤُا. فاطر:28

    Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama (orang-orang yang mengetahui kebesaran dan kekuasaan Allah). [QS. Fathir : 28]

    قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَ الَّذِيْنَ لاَ يَعْلَمُوْنَ. اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا اْلاَلْبَابِ. الزمر:9

    Katakanlah (hai Muhammad) : “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? Sesungguhnya hanya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”. [QS. Az-Zumar : 9]

    قُلْ هَلْ يَسْتَوِى اْلاَعْمى وَ اْلبَصِيْرُ اَمْ هَلْ تَسْتَوِى الظُّلُمتُ وَ النُّوْرُ. الرعد:16

    Katakanlah (wahai Muhammad) : “Adakah sama orang yang buta dan orang yang bisa melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang ?”. [QS. Ar-Ra’du : 16]
    tetap semangat dalam mencari ilmu saudaraku semua demi kemuliaan hidup di kampung akherat fighting….

    واَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.