Jihad Ekonomi

ISLAM-SATU-TUBUH

Alhamdulillah, semangat persatuan, persaudaraan dan kebersamaan di kalangan umat Islam masih berlanjut. Tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya solidaritas sesama umat Islam dan pentingnya bersama-sama membangun ekonomi umat.

Umat Islam sadar siapa yang harus mereka hadapi dan siapa yang berada di belakang mereka. Ada banyak pengusaha yang selama ini menguasai perekonomian umat.

Ditangan mereka-mereka pusat-pusat produksi. ditangan mereka pusat-pusat distribusi, ditangan mereka pusat-pusat promosi dan ditangan mereka pula pusat-pusat pemasaran diseluruh negeri. Dominasi mereka terbukti tidak tergoyahkan selama puluhan tahun sejak negeri ini berdiri.

Tidak semakin lemah, justru semakin kuat dengan semakin melebar pengaruhnya termasuk dalam bidang politik. Meskipun sudah ada undang-undang antimonopoli, tetapi dominasi dalam bidang ekonomi ini perlu dicari solusinya secara elegan.

Mereka tidak akan menyerahkan dominasi ekonomi itu kepada siapapun, bahkan akan mempertahankan dominasi itu selama-lamanya. Untuk itu umat Islam harus bangkit bermujahadah mengikis dominasi itu sedikit demi sedikit.

Kesadaran untuk membangun ekonomi umat harus ditumbuhkan disemua lapisan, baik di kelompok the have maupun the have not.

Disamping itu, kesadaran untuk membeli produk umat Islam harus ditumbuhkan, rasa bangga membeli produk umat Islam sendiri harus dibangun.

Kita bisa belajar dari Mahatma Gandhi yang telah berhasil melawan penjajahan Inggris tanpa kekerasan dengan empat semboyan, yakni ahimsa (Asas anti kekerasan dalam melawan penjajah), hartal (asas tidak berbuat sesuatu kepada penjajah), satyagraha (asas non kooperatif artinya tidak bekerjasama dengan penjajah) dan swadesi (asas memboikot produk penjajah dan membeli produk sendiri)

Umat Islam harus membangun satu persatu pusat pemasaran, pusat produksi, pusat distribusi, pusat promosi dan seterusnya.

Ada baiknya langkah pertama difokuskan utnnuk membangun pusat pemasaran guna memasarkan produk kebutuhan kehidupan sehari-hari lalu merambat membangun bidang lainnya.

Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat mencintai perdagangan dan beliau mengingatkan bahwa pedagang yang jujur dan amanah kelak akan bersama para nabi, shidiqqiin dan syuhadaa. Pasar tradisional harus dikuatkan.

Luruskan niat dalam melancarkan jihad ekonomi ini semata-mata hanya karena Allah sehingga dengan pertolongan Allah usaha membangun ekonomi umat akan berhasil. Amin

Al-Ustadz Drs. Ahmad Sukina
Pimpinan Pusat Majlis Tafsir Al-Qur’an
SOLOPOS, Jumat 27-01-2017
solpos


2 komentar pada “Jihad Ekonomi

  1. Sudah saatnya umat islam mulai sadar hartanya di belanjakan kemana dan kepada siapa ,saya mendukung tulisan Al Ustadz.

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.