Jangan Menyakiti Tetangga

Assalaamu ‘alaikum ustadz,
Mohon dicatatkan hadits yang artinya lebih kurang sebagai berikut :

Pernah ada shahabat yang menyampaikan kepada Rasulullah SAW bahwa “Si fulan termasuk orang yang shalat, puasa, zakat dan hajji, namun dia sering menyakiti hati tetangganya. Bagaimanakah yang demikian itu ya Rasulullah ?” . Lalu jawab beliau, “Fin naar !” .

dari Eddy Santoso, Jaten, Karanganyar

Jawab :

Wa ‘alaikumus salaam wa rahmatullaahi wa barakaatuh.

Ini adalah hadist-hadistnya.

(1) Dari Abu Hurairah bahwasanya ada seorang laki-laki yang bertanya, “Ya Rasulullah, sesungguhnya si Fulanah rajin (banyak) melakukan shalat, tetapi dia sering menyakiti orang dengan lisannya”. Beliau SAW bersabda, “Ia di neraka”.

Laki-laki itu bertanya lagi, “Ya Rasulullah, sesungguhnya si Fulanah itu tidak begitu rajin (banyak) shalatnya dan puasanya, dan sesungguhnya ia bersedeqah dengan potongan-potongan keju, tetapi dia tidak menyakiti tetangganya”. Beliau SAW bersabda, “Ia di surga”.

[HR. Ibnu Hibban juz 7, hal. 377]

(2) Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Ditanyakan kepada Nabi SAW, “Sesungguhnya si Fulanah biasa puasa di siang hari dan shalat malam, tetapi dia sering menyakiti tetangga dengan lisannya. Beliau SAW bersabda, “Tidak ada kebaikan padanya, dia di neraka”.

Lalu ditanyakan kepada beliau, “Sesungguhnya si Fulanah hanya melakukan shalat wajib, puasa Ramadlan dan bersedeqah dengan beberapa potong keju, tetapi ia tidak mau menyakiti seorangpun dengan lisannya”. Beliau SAW menjawab, “Dia di surga”.

[HR. Hakim dalam Mustadrak juz 4, hal. 184]