Jangan Mengobarkan Kesyirikan Yang Dibenci Allah

dosa-syirik-kenapa-masuk-mta

Segala pujian hanya untuk Allah, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad Saw, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya

Allah SWT sebagai pencipta, pemilik, dan pemelihara alam semesta telah memberi tahu kepada kita umat manusia bahwa DIA, Allah Yang Maha Esa, hanya kepada Allah manusia bertaqwa (takut) dan hanya kepada Allah manusia mohon pertolongan dan perlindungan. Sebagaimana firmanNYa

 وَقَالَ اللّهُ لاَ تَتَّخِذُواْ إِلـهَيْنِ اثْنَيْنِ إِنَّمَا هُوَ إِلهٌ وَاحِدٌ فَإيَّايَ فَارْهَبُونِ

Allah berfirman: "Janganlah kamu menyembah dua tuhan; sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa, maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut".(QS 16 An-Nahl:51)

Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang telah memberi tahu agar manusia hanya menyembah kepada Allah saja dan Allah menjamin akan selalu melindungi manusia yang patuh kepadaNya  dari segala mara bahaya.

Tahukah anda bahwa disebagian galaksi ini ada banyak black hole yang siap untuk menghisap tata surya,  termasuk tata surya matahari kita beserta bumi yang ada di dalamnya. Marilah kita semua memperbaiki keyakinan kita kepada jaminan Allah Tuhan semesta Alam dan kita berserah diri kepadaNya.

Banyak keyakinan generasi nenek moyang yang mereka belum mengenal Allah, mereka membuat ritual-ritual sesaji kepada kekuatan-kekuatan ghoib yang mereka takuti, dengan harapan agar mereka selamat dan tidak diganggu oleh kekuatan-kekuatan ghoib yang mereka takuti.

Ada pula yang beranggapan bahwa nenek moyang dan orangtua mereka yang telah mati masih saja melindungi anak turun mereka yang masih hidup, sehingga sering mereka memasang sesaji untuk arwah nenek moyang yang diyakini datang pada waktu-waktu tertentu dalam kehidupan saat ini.

Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang menyadarkan manusia agar mereka tidak terbelenggu dengan keyakinan yang salah. Dan bersegera keluar dari ketakutan-ketakutan yang tidak berdasar, kecuali itu semua adalah keyakinan yang merugikan manusia. Keyakinan demikian adalah sesuatu yang harus dijauhi manusia, karena semua itu dibenci oleh Allah SWT. Sebagaimana firmanNya

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعاً ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَائِكَةِ أَهَؤُلَاء إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ ﴿٤٠﴾ قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ

  1. Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?".
  2. Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka: bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu". (QS 34 Saba’:40-41)

Allah menerangkan bahwa banyak manusia yang tidak mau menyembah Allah, tapi mereka malah beriman kepada Jin dan menyembah Jin. Banyak manusia yang tidak mau mengikuti petunjuk Allah tapi mereka malah menyulitkan diri sendiri dengan menyembah Jin.

Allah Tuhan Pencipta, pemilik, pemelihara semesta alam memberitahu dengan sungguh sungguh agar manusia menjauhi sesembahan selain Allah. Manusia yang menyembah selain Allah, hakekatnya adalah menyembah musuh Allah, yang durhaka kepada Allah dan mereka ingin selalu menyestkan manusia dari jalan kebenaran dan keselamatan. Sebagaimana firmanNya.

إِنَّ اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً بَعِيداً ﴿١١٦﴾ إِن يَدْعُونَ مِن دُونِهِ إِلاَّ إِنَاثاً وَإِن يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطَاناً مَّرِيداً ﴿١١٧﴾ لَّعَنَهُ اللّهُ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيباً مَّفْرُوضاً

  1. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
  2. Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,
  3. yang dila`nati Allah dan syaitan itu mengatakan: "Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya),(QS 4 An-Nisaa’:116-118)

Perbuatan menyembah selain Allah adalah perbuatan yang dimurkai Allah Tuhan pencipta, pemilik dan pemelihara semesta Alam. Yakinilah bahwa Allah SWT  sangat pengasih dan penyayang kepada manusia, bila manusia dekat-dekat kepada syaitan maka manusia bisa menjadi jahat dan kemudian berbuat kejahatan dan melampaui batas, berani berbuat sombong kepada Allah. Mari kita manusia segera bertaubat dan segera mendekat kepada Allah, dan menjauhi segala yang dibenci Allah.

Sekali lagi Allah mengingatkan manusia agar segera meninggalkan kesyirikan, kesyirikan akan menjauhkan manusia dari Allah, dan akan jauh dari Allah dan akan jauh dari Allah, sungguh keadaan yang sangat mengerikan.

حُنَفَاء لِلَّهِ غَيْرَ مُشْرِكِينَ بِهِ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاء فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ

dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.(QS 22 Al-Hajj:31)

قُلْ أَنَدْعُو مِن دُونِ اللّهِ مَا لاَ يَنفَعُنَا وَلاَ يَضُرُّنَا وَنُرَدُّ عَلَى أَعْقَابِنَا بَعْدَ إِذْ هَدَانَا اللّهُ كَالَّذِي اسْتَهْوَتْهُ الشَّيَاطِينُ فِي الأَرْضِ حَيْرَانَ لَهُ أَصْحَابٌ يَدْعُونَهُ إِلَى الْهُدَى ائْتِنَا قُلْ إِنَّ هُدَى اللّهِ هُوَ الْهُدَىَ وَأُمِرْنَا لِنُسْلِمَ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ

Katakanlah: "Apakah kita akan menyeru selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfa`atan kepada kita dan tidak (pula) mendatangkan kemudharatan kepada kita dan (apakah) kita akan dikembalikan ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di pesawangan yang menakutkan; dalam keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang lurus (dengan mengatakan): "Marilah ikuti kami". Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk; dan kita disuruh agar menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam,(QS 6 Al-An’aam:71)

Gambaran yang begitu jelas tentang keadaan orang-orang yang melakukan kesyirikan, mereka diibaratkan jatuh  dari ketinggian dan diterbangkan ke tempat yang jauh. Jatuh dari tempat yang mulia dan terdampar di tempat yang rendah dan jauh. Jauh dari Allah SWT dan dibawa menjauh oleh syaitan.

Marilah kita segera menjauhi kesyirikan dan segera kita mendekat kepada Allah dan tenteram dengan selalu dekat kepada Allah dan selalu dalam ampunan dan ridho Allah, dalam perlindungan Allah, dalam kasih sayang Allah, dalam petunjuk Allah dan selalu bahagia disisi Allah sebagaimana firmanNYa

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

﴾Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.(QS 98 Al Bayyinah:5)

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan ta`atlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.(QS 24 An Nuur 56)

الَّذِينَ إِن مَّكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنكَرِ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma`ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.(QS 22 Al Hajj:41)

وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ وَإِيتَاء الزَّكَاةِ وَكَانُوا لَنَا عَابِدِينَ

Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah,(QS 21 Al Anbiyaa: 73)

Begitu indah dan tenteram orang orang yang menyembah kepada Allah, mereka bahagia dalam sholatnya, mereka bahagia dalam sedekahnya, dan mereka bahagia dalam akhlaq mulianya, sungguh sangat membahagiakan.

Begitu Sayangnya Allah kepada umat manusia, Allah telah menjelaskan dengan gamblang kepada manusia,  agar manusia terbebas  dan terselamatkan dari belenggu syaitan yang hendak menguasai manusia, syaitan yang hendak selalu menakut nakuti manusia dan hendak menyusahkan manusia. Dan itulah yang harus dijauhi manusia yaitu kesyirikan.

Mari kita menjauhi segala kesyirikan, Allah begitu saying kepada manusia agar segera menjauhi kesyirikan, bila kesyirikan dibawa mati, maka sungguh sangat mengerikan. Manusia akan hidup bersama syaitan di neraka sebagaimana firman Allah.

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوّاً إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.(QS 35 Al Fathir:6)

Semoga kita segera sadar, dan segera bertaubat dan segera berlari menjauhi kesyirikan dan bersegera kembali kepada Allah. Nasehat sudah kita sampaikan, kalau ternyata kita tidak mau bertaubat, jangan sampai menyesal ketika manusia menjadi teman syaitan di neraka. Kita semuanya berlindung kepada Allah dari keadaan yang demikian. Wallahu a’lam.