Ibu-Ibu Cerdas di Zaman Modern

mta-ibukuZaman modern membutuhkan ketahanan yang luar biasa untuk dapat hidup Islami, hidup yang selalu dalam kebahagiaan dan dalam curahan rahmat Allah dan ampunanNya. Manusia modern disaat ini telah dibekali oleh Allah SWT dengan ilham-ilham ilmu dan teknologi yang luar biasa besarnya.

Menilik kepada lembaga-lembaga pendidikan yang menghasilkan manusia-manusia besar, tidak pernah kita melupakan sekolah alami Rasulullah SAW dan para sahabat-sahabatnya, dan dari zaman ke zaman terus menerus dilestarikan dalam bentuk pondok-pondok pesantren, yang pada hakekatnya pengajaran dan pendidikan adalah sesuatu yang menyatu yang saling kuat menguatkan.

Betapa Allah telah mengilhami keindahan pendidikan dengan tatanan masyarakat lebah. Pada masing-masing bagian memiliki tugas tertentu. Ada yang bertugas membuat sarang, ada yang bertugas mencari madu, ada yang bertugas merawat anak-nak tawon dan sebagainya.

Banyak hal yang tak terpahami oleh kaum awam, kenapa kaum ibu harus bermitra sejajar dengan kaum laki-laki, namun pada posisi yang sangat istimewa. Yaitu sebagai pendidik generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan diri dan keluarganya. Mendidik diri dan keluarganya untuk selalu memahami didikan Allah dan Rasulnya dan kemudian melaziminya. Investasi besar yang sering diremehkan dari pandangan sisi kesuksesan materi.

Allah SWT telah menyampaikan pesan pesan istimewa kepada kaum wanita dengan firmanNya yang artinya

Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik, (QS. 33:32)
dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta'atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS. 33:33)

pernahkan ibu-ibu dan kaum wanita di jaman ini memahami bahwa kemajuan di zaman ini banyak di ilhami oleh ayat tersebut diatas. Banyak sekali temuan-temuan ilmiyah yang dilakukan berpuluh tahun didalam kamar-kamar penelitian. Banyak penemuan penemuan modern yang dihasilkan dari ketekunan para peneliti dengan menghabiskan waktunya di kamar-kamar yang sunyi dan sepi dan hanya ditemani dengan alat-alat bantu penelitian.

Namun di ayat tersebut tentu tujuannya adalah lebih tinggi dari sekedar apa yang dilakukan dan ditemukan oleh para peneliti. Dan sikap yang diajarkan oleh Allah tersebut bukan menjadi sesuatu yang menghalangi kaum ibu dan kaum wanita untuk menempuh pendidikan formal yang tinggi-tinggi semisal S1, S2 atau pula S3, dst. Bahkan pendidikan yang setinggi apapun bila hal itu memang dibutuhkan oleh diri, keluarga atau masyarakatnya boleh-boleh saja kaum wanita untuk menimbanya, dan kemudian menyebarkannya kepada orang lain agar menjadi semakin bermanfaat.

Sesungguhnya dalam ayat tersebut terkandung bimbingan Allah kepada kaum wanita dan kaum ibu untuk berperilaku lemah lembut, pemalu dan penuh kasih sayang kepada orang-orang disekitarnya, dan tidak bersikap yang menimbulkan godaaan dan bahkan mengarah kepada suasana menggoda dan merayu serta berperilaku sebagai "wanita penghibur', yang akan menjatuhkan martabat para kaun wanita.

Kehalusan budi dan tingkah laku kaum wanita adalah termasuk pilar utama kehidupan. Ibu-ibu yang sholih akan mendidik anak-anaknya untuk sholih, dijaman lampau membangun karakter kaum ibu dapat dilakukan dengan menjaga mereka melakukan aktifitas didalam "tembok-tembok" yang dapat menjaga sifat, rasa malu, lemah lembut dan kasih sayang. Untuk jaman sekarang hal yang demikian saja tidak akan cukup. Yang lebih diperlukan lebih utama lagi adalah tembok-tembok ilmu, iman dan amal sholih yang harus selalu melingkupi mereka.

Ibu-ibu yang beriman perlu memahami kehendak Allah atas dirinya. Kelembutan otot dan kelembutan hati telah Allah titipkan pada mereka, itu semua bertujuan agar kaum ibu akan berhasil dalam membahagiakan diri, dan seluruh keluarganya bagai bahtera indah berlayar yang dibangun bersama dengan suaminya.

Bagaimana kaum ibu membaca suasana zaman, mana-mana ilmu-ilmu yang lebih utama ditekuni oleh mereka, untuk ikut andil dalam membangun masyarakat yang dicintai dan dirahmati oleh Allah. Mana-mana ilmu-ilmu yang memang benar-benar kaum ibu tidak akan terkalahkan oleh kaum bapak. Dan ilmu-ilmu apa pula yang harus ditekuni oleh anak-anak wanita mereka, sehingga waktu hidup dirinya dan anak-anak wanitanya di dunia ini tidak sia-sia begitu saja.

Banyak kita temukan kaum wanita menuntut ilmu-ilmu yang kurang tepat sehingga setelah menikah, ilmu tersebut kurang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarganya dan bahkan malah cenderung dilupakan dan memang harus dilupakan. Betapa biaya yang telah dikeluarkan selama bertahun-tahun dan waktu yang telah digunakan menjadi mubadzir, semoga para kaum ibu semakin cerdas dalam memilih jalan kehidupan untuk diri dan juga untuk anak-anak putri mereka.

Semoga Allah berkenan memberikan kebahagiaan kepada ibu-ibu kita masing-masing yang telah mendidik kita untuk menjadi anak-anak sholih, dan kemudian kita selalu dalam kesholihan. Wallahu'alam.


4 komentar pada “Ibu-Ibu Cerdas di Zaman Modern

  1. Masih terluhat anak muda setingkat mahasiswa dari sisi agama lemah maka perlakuan dlm bergaul, berpakaian, berkata akan mudah dibedakan antara yang paham agama kuat dan yang lemah. sexara umum memang banyak yang masih lemah dan sedikit yang kuat, Sehingga perlu dakwah khusus yang difokuskan pada persiapan menjelang nikah dengan harapan akan lahir generasi islami jika nggak ya.. wallohualam bi showwab

  2. Buat mbak Icma ku di SMU MTA, belajarlah dengan rajin kelak kan akan jadi ibu tooo, ni ikuti nasehat-nasehat ” Ibu-ibu Cerdas di Zaman Modern”, ojo mung ngalamun wae ….

  3. dalam diri seorang ibu adalah madrasah utama dan pertama..tapì masih banyak yang tidak memahaminya dg penuh kesadaran.

  4. ibu…penentu masa depan anak2…pembentuk pribadi di masa depan…maka para gadis2 muslim persiapkan diri mjd ibu yg LURUS dg trus belajar&blajar, mengaji, bermujahadah dlm setiap lini pada rel Islam yg lurus yg sesuai Qur’an-sunnah

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.