Hidup Di Era Dunia Modern Yang Sarat Penuh Makna

Allah-tuhanku-dan-tuhanmu-mta-kenapa-masuk

Segala pujian hanya diperuntukkan untuk Allah saja, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Saw, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya

 

Allah SWT telah menampakkan keagungan-Nya dalam segala ciptaannya. Dan semuanya akan sangat mudah dilihat oleh orang-orang yang selalu menjaga kebersihan hatinya dari segala perbuatan dosa, sebaliknya bagi orang yang tidak mau tahu akan tanda-tanda keagungan Allah dan tidak mau menekuni agama Allah maka semua hal-hal indah dan agung tersebut tidak mampu menyentuh hatinya.

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ وَلاَ طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلاَّ أُمَمٌ أَمْثَالُكُم مَّا فَرَّطْنَا فِي الكِتَابِ مِن شَيْءٍ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ ﴿٣٨﴾ وَالَّذِينَ كَذَّبُواْ بِآيَاتِنَا صُمٌّ وَبُكْمٌ فِي الظُّلُمَاتِ مَن يَشَإِ اللّهُ يُضْلِلْهُ وَمَن يَشَأْ يَجْعَلْهُ عَلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ

  1. Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.
  2. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus.

( Q S 6 Al-An’aam ayat 38 s/d 39)

 

Bila manusia menempuh jalan durhaka kepada Allah maka indra-indra rohaninya dinyatakan oleh Allah SWT menjadi PEKAK, BISU dan berada dalam GELAP GULITA. Keteraturan yang begitu indah tetap saja diabaikan dan lebih mengedepankan kesombongan pribadinya sebagai manusia ATHEIS, manusia yang tidak percaya adanya ALLAH Tuhan Sang Pencipta Semesta Alam.

Namun begitu manusia mau menempuh jalan-jalan KESUCIAN dan bersih dari segala KESOMBONGAN dan jalan jalan DOSA, maka manusia akan tersentuh hatinya untuk segera bersujud kepada Allah SWT , Tuhan pencipta semesta Alam.

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ ﴿١٩٠﴾ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ﴿١٩١﴾ رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

  1. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
  2. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
  3. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.

(Q S 2 Ali Imraan ayat 190 s/d 192)

 

Bila manusia Modern menggunakan fasilitas kehidupan untuk DURHAKA kepada Allah, maka akan semakin membawa manusia modern kepada PEKAK, BISU dan GELAP GULITA indra indra rohaninya, sehingga kelezatan hidup di dunia akan menjadikan mereka lupa kepada KARUNIA kehidupan dan kemudian akan dengan SOMBONGNYA menolak syareat Allah SWT.

 

Sebaliknya bila manusia Modern menggunakan fasilitas kehidupan untuk meningkatkan intensitasnya dalam BERIBADAH kepada Allah SWT, maka hati manusia-manusia yang demikian akan semakin BAHAGIA dalam menyembah Allah SWT, dan ingin selalu dekat kepada-NYA.

 

Umat Islam perlu rajin mengkaji FIRMAN – FIRMAN Allah dalam Al-Qur’an dan pasti akan menemukan SUPER MODERNITAS dalam Al-Qur’an, bahkan Allah SWT menyampaikan kejadian yang akan datang yang pasti terjadi yang saat ini belum diketahui manusia. Agar manusia menyiapkan menggapai kebahagiaan hidupnya di saat ini dan saat yang akan datang, Alhamdulillah.

 

Ilmu Allah sangat luas dan tidak terbatas, demikian pula manusia disuguhi oleh Allah dengan Alam Raya yang luas tidak terbatas, supaya manusia mau bersyukur kepada Allah. Manusia diberi kesempatan untuk menikmati ilmu-ilmu Allah dalam mengelola kehidupan di dunia sebagai KHalifah fil Ardi. Ilmu Allah sangat-sangat luas sebagaimana firman-Nya

قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَاداً لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَداً

  1. Katakanlah: "Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).

(Q S 18 Al-Kahfi 109)

وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِن شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِن بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

  1. Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(Q S 31 Luqman ayat 27)

 

Ilmu Allah yang sedemikian luas, sebagian kecil, sangat sangat sangat sangat kecil telah dikenalkan kepada manusia MODERN di hari ini, sehingga manusia di muka bumi dapat merasakan kelimpahan kenikmatan yang sedemikian rupa wujudnya.

 

Sehingga sebagai manusia modern yang hidup di zaman ini dengan kelimpahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian luas terbentang di segala aspek kehidupan , marilah semuanya itu digunakan untuk BERIBADAH kepada Allah SWT.

 

Disamping manusia rajin menekuni belajar ilmu pengetahuan dan Teknologi untuk kesejahteraan kehidupan, manusia perlu menekuni KITAB SUCI Al-QUR’AN yang Allah LIMPAHKAN kepada manusia untuk dapat kesejahteraan yang haqiqi di Dunia dan di alam-alam selanjutnya.

 

Dalam Al-Qur’an Allah SWT memberikan pengetahuan TOTAL tentang tujuan hidup manusia, agar manusia menekuni tujuan hidup tersebut dengan penuh ketekunan dan kesabaran, karena itulah hakekat kehidupan baik di alam DUNIA atau di alam alam berikutnya, sebagaimana firman Allah

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدَهِ وَلَـكِن لاَّ تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيماً غَفُوراً

  1. Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

(Q S 17 Al-Israa 44)

لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً

  1. supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama) Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.

(Q S 48 Al-Fath ayat 9)

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

  1. Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

 

Zaman Modern manusia telah dicicipkan sedikit ilmu Allah SWT untuk digunakan dalam mengelola semesta kehidupan di muka BUMI, sehingga temuan-temuan ILMU PENGETAHUAN dan TEKNOLOGI di zaman MODERN saat ini seharusnya adalah digunakan untuk BERIBADAH kepada ALLAH SWT, digunakan untuk BERTASBIH MENGAGUNGKAN Allah SWT di dalam semesta kehidupan.

Ketekunan manusia MODERN mengkaji Al-QUR’AN firman Allah SWT yang diturunkan oleh Allah SWT lewat RASULULLAH (para NABI Allah) dan juga ketekunan manusia mempelajari ilmu pengetahuan dan Teknologi yang telah Allah ILHAMKAN kepada manusia manusia BEROTAK CERDAS, semuanya itu adalah digunakan untuk kesejahteraan, kebahagiaan, untuk membangun KEADILAN dalam kehidupan di Dunia ini untuk menuju alam berikutnya , dan semua hal tersebut digunakan untuk BERIBADAH, BERSUJUD kepada ALLAH SWT, Tuhan semesta Alam.

Kehebatan ilmu Allah yang sedikit Allah cicipkan kepada kehidupan umat manusia di dunia ini, seharusnya semakin memperkuat kemauan manusia untuk selalu dekat kepada Allah SWT. Sehingga sejak di dunia hingga nantinya mereka semua akan selalu dekat kepada Allah baik di alam Kubur dan di alam Akherat, dan tentu tujuan akhir adalah bisa berbahagia di sisi Allah SWT , di Al-JANNAH (Surga ) kelak di akherat.

 

Semoga kita Umat Islam selalu rajin beribadah kepada Allah dalam suasana kelimpahan nikmat yang demikian besar, dan semuanya digunakan untuk beribadah kepada Allah. Pengagungan Kepada Allah Yang Maha Agung, tentunya juga diwujudkan dalam hidup keseharian dengan memuliakan petunjuk Allah, memuliakan  syari'at yang datang dari Allah SWT. Mencintai mengamalkan agama Allah Al-Islam dan mencintai Syari'at Allah yang dilimpahkan kepada Manusia di zaman kapanpun, Allah berfirman .

وَإِنَّ اللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ هَذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ

  1. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

(Q S 19 Maryam ayat 36)

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

  1. dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).

(Q S 14 Al Hijr ayat 99)

 

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, semoga Allah menyadarkan kita semua umat Islam untuk selalu bersyukur kepada-NYA. Aamiin. Wallahu a’lam.