Cara Memunculkan Kearifan pada Pribadi Orang Kaya

kayaAllah telah memberikan kesempatan yang besar kepada orang-orang kaya dan orang-orang kuat untuk berbuat yang terbaik untuk dirinya. Agar titipan Allah berupa harta atau berupa kekuatan apapun digunakan untuk mengajak umat manusia menempuh jalan kebenaran dan kebaikan. Pahala berlipat-lipat akan didapat oleh setiap orang yang berbuat amal sholih dan dipenuhi dengan rahmat dan ampunan Allah.

Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebahagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (QS. 43:32)

Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa dibumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikanNya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 6:165)

Cerdas dan bodoh, kaya dan miskin, kuat dan lemah  dua keadaan yang berpasangan yang saling menyeimbangkan dan saling melengkapi. Tanggung jawab di sisi Allah dari  orang-orang cerdas, orang-orang kaya, orang-orang kuat, jauh lebih besar  dibanding mereka yang  bodoh, yang miskin dan yang lemah. Kita berlindung kepada Allah agar kita tidak termasuk orang-orang yang berbangga diri dengan titipan Allah berupa kelebihan-kelebihan apapun.

Diantara contoh-contoh manusia-manusia kuat dan kaya yang bersyukur telah Allah ceritakan dalam Al-Qur’an , walaupun mereka kaya dan kuat namun mereka amat taat kepada Allah

Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman". (QS. 27:15)

Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta'at(kepada Tuhannya). (QS. 38:30)

Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali(akherat) yang baik. (QS. 38:40)

Dengan selalu bersyukurnya kepada Allah, Allah telah membuat mereka dan negri kedua nabi tersebut diberi berkah oleh Allah, dan Allah berikan kepada mereka ilmu-ilmu yang tinggi, ilmu-ilmu untuk bersyukur kepada Allah, di dunia mereka mulia di akheratpun mereka didekatkan kepada Allah.

Orang-orang kaya sering menjadi tumpuan bagi orang-orang miskin, Allah telah menitipkan padanya kelebihan, Namun Allah juga telah memberi gambaran di dalam Al-Qur’an bahwa Allah telah pula menimpakan adzab secara merata kepada suatu negri disebabkan oleh ulah orang-orang kaya

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (suatu mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (QS. 17:16)

Kekayaan bagi orang awam biasa digunakan untuk bersenang-senang dan memuaskan segala keinginan. Bahkan ada juga bergelintir orang kaya yang ingin hartanya dapat berkembang dan berlipat-lipat dan terus menerus berlipat dan terus tetap kaya, namun mereka membelanjakan hartanya untuk  usaha-usaha yang dapat menghancurkan kemuliaan moral dan kearifan umat manusia. Harta mereka bukan menambah keselamatannya umat manusia di dunia dan di akherat, namun kekayaannya akan membawa mereka kepada memikul beban-beban dosa yang bertimbun-timbun.

Perumpamaan yang ditunjukkan Allah di dalam Al-Qur’an adalah kisah si kaya raya Karun, yang merasa bahwa segala harta yang dimilikinya itu dapat  mengekalkan kesuksesannya, namun tiba-tiba mati ditelan bumi bersama seluruh kekayaannya, dan tersiksa didalam lapisan bumi hingga hari kiyamat, untuk menuju siksa berikutnya yaitu neraka di akhirat  (kita berlindung kepada Allah dari keadaan yang demikian)

Karun berkata:"Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku". Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu tentang dosa-dosa mereka. (QS. 28:78)

Maka keluarlah Karun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia: "Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Karun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar". (QS. 28:79)

Maka Kami benamkan Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah, dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya). (QS. 28:81)

Rusaknya kearifan masyarakat ada yang disebabkan oleh tingkah laku orang-orang kaya yang sekedar ingin melipat gandakan hartanya tanpa mengingat halal haram serta baik buruknya  suatu usaha.

Teknologi informasi dizaman ini telah membumi dan menjadi ilmu dan teknologi yang sangat mendominasi kehidupan masyarakat luas. Namun ketika ilmu dan teknologi informatika diisi dengan hal-hal yang merusak moral, maka proses kerusakan moral umat manusia menjadi sangat cepat, sangat luas dan sangat besar.  Banyak teknologi informasi yang digunakan untuk menyuguhkan hal-hal yang dapat merusak kebaikan aqal dan hati manusia sehingga pribadi manusia berubah dari manusia yang arif bijaksana menjadi manusia yang sulit diatur dan keras kepala.

Orang-orang kaya, merupakan potensi dan aset suatu bangsa yang sangat diharapkan dari mereka terjadinya perubahan-perubahan besar yang dapat mengantarkan masyarakat dan bangsa menjadi masyarakat yang benar, masyarakat yang kuat, masyarakat yang berwibawa, masyarakat yang selamat sejahtera di dunia dan di akherat. Bukan sebaliknya menjadi masyarakat yang hancur disebabkan karena telah rusak moralnya.

Akhir kehidupan setiap manusia akan sama, yaitu mati. Namun yang berbeda adalah sikap para malaikat pencabut nyawa ketika sedang menghadapai meraka, orang-orang yang baik akan dimuliakan dan dihormati, sebaliknya orang yang jahat akan dihadapi dengan azab dan siksa setimpal dengan dosa-dosanya dan  ruh-ruhnya akan diletakkan di tempat yang penuh siksa(naar).

Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras, (QS. 79:1)
dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut, (QS. 79:2)

Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan pungggung mereka (QS. 47:27)

Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan (karena) mereka membenci (apa yang menimbulkan) keridhaan-Nya; sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka. (QS. 47:28)

Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata):"Rasakan olehmu siksa neraka yang membakar". (tentulah kamu akan merasa ngeri). (QS. 8:50)

Kekayaan harta memang dapat memberikan kenikmatan jasmani yang bertubi-tubi,  namun bila dikelola dengan cara yang salah akan dapat menjadi siksa rohani yang tiada tara sakitnya dan lebil kekal kesakitannya.

Semoga banyak orang-orang kaya yang segera menyadari kekeliruannya. Kita orang-orang yang miskin perlu rajin berdo'a agar orang-orang kaya segera bertaubat dan tidak melakukan hal-hal yang dapat membawa celaka pada dirinya masing-masing, dan juga mencelakai  dan merusak moral bangsanya.

Semoga Allah menunjuki orang-orang kaya di negri ini sehingga di negri ini tumbuh subur orang-orang kaya yang selalu bertaubat kepada Allah dan beramal shalih dengan segala diri dan hartanya yang melimpah ruah, untuk menggapai kebahagiaan di dunia dan di akherat. Jangan sampai ada dari mereka yang menyesal di akherat disebabkan mereka telah mencelakakan diri akibat kesalahan mereka dalam menggunakan harta benda titipan Allah.


2 komentar pada “Cara Memunculkan Kearifan pada Pribadi Orang Kaya

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.