Calon Perdana Menteri Malaysia Shilaturahim ke Jihad Pagi MTA

jp-0903151Surakarta, 15 Maret 2009
Setelah minggu yang lalu tepatnya 8 Maret 2009 gedung pengajian yang dibangun oleh MTA diresmikan penggunaannya oleh orang nomor satu di Indonesia DR.H. Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI, kini tepat hari Ahad 15 Maret 2009 gedung tersebut digunakan pertama kalinya untuk pengajian ahad pagi.

Antusiasme warga MTA sangat luar biasa, mereka datang dari berbagai daerah jawa tengah dan jawa timur datang dengan ribuan sepeda motor, mobil pribadi dan bahkan dengan menyewa bus pariwisata untuk mengikuti pengajian ahad pagi yang pertama kalinya digelas di gedung yang baru diresmikan oleh SBY tersebut.

Gedung 4 lantai tersebut yang diperkirakan menampung sekitar 6000 orang nampaknya sudah tidak mampu lagi untuk menampung peserta, terbukti mereka berjubel di tangga-tangga dan juga di halaman gedung yang panas. Namun kondisi seperti itu tidak mengurangi kekhidmatan dan kekhusukan dalam mengikuti pengajian yang diasuh oleh ketua umum MTA Al-ustadz Ahmad Sukina.

Pada kesempatan jihad pagi kali ini Al-ustadz masih menyinggung tentang kemusrikan yang masih menjamur di masyarakat kita sebagaimana yang beliau sampaikan pada kesempatan sambutan peresmian gedung dihadapan presiden SBY minggu yang lalu, hal ini terbukti masih banyaknya masyarakat kita dan orang Islam yang masih menyimpan jimat dan sejenisnya. Alhamdulillah seruan Al-ustadz agar segera taubat sebelum ajal menjemput mendapat tanggapan posisitf dari para peserta pengajian maupun pendengar radio, terbukti jihad pagi ini masih banyak peserta yang menyerahkan jimat yang berupa keris, sabuk dan sejenisnya. Semoga mereka diterima taubatnya dan bagi yang masih menyimpan jimat-jimat segera taubat.

Pengajian perdana di gedung baru ini benar-benar mendapat respon yang luar biasa tidak hanya dari warga dan simpatisan saja, namun juga dari seorang calon perdana menteri Malaysia yaitu Datuk Haji Husam Musa yang sengaja datang untuk shilaturahim ke pengajian ahad pagi MTA. Beliau adalah seorang pimpinan Partai Islam se-Malaysia sebagai Naib Presiden atau wakil ketua. Sebagai seorang politisi dan bahkan calon presiden tentu sangat padai dalam bicara, walaupun dalam logat dan dialeg melayu beliau dengan semangat berbicara dan bahkan berkesempatan untuk tanya jawab dengan peserta Jihad Pagi.

Beliau sangat memberikan apresiasi terhadap kegiatan pengajian yang diselenggarakan oleh MTA ini apalagi pesertanya yang sangat membludak, bahkan beliau secara spontan sangat berharap agar Al-ustadz berkenan datang ke Malaysia tepatnya di Kelantan untuk memberikan pengajian yang semacam ini di Malaysia. Beliau tambahkan kalau di negaranya jika ada kegiatan semacam ini negara atau pemerintah sangat mendukung dan apabila pesertanya yang sangat banyak seperti ini, maka jalan raya akan ditutup untuk memberkan kenyamanan bagi peserta pengajian.

Dalam kesempatan tanya jawab beliau berkenan menjawab semua pertanyaan peserta baik yang datang langsung maupun yang bertanya melalui internet baik tentang masalah politik, agama, pedidikan, kepartaian , dan lain-lain, sampai-sampai saking antusiasnya peserta untuk bertanya terpaksa moderator menghentikan dialog tersebut, karena beliau harus meneruskan perjalanannya untuk kembali ke Malaysia.

Dalam kesempatan menjawab salah satu pertanyaan peserta beliau uraikan bahwa untuk menjalankan syariat Islam, maka umat Islam harus menang atau berkuasa, karena memang begitulah ketika Rasulullah menjalankan syariat agama ini karena memang beliau juga sebagai kepala pemerintahan, demikian juga pada jaman sahabat. Karena itu beliau sangat berharap patainya bisa menang di Malysia, sehingga bisa memegang kekuasaan atau pemerintahan dan akhirnya bisa menjalankan Islam ini dengan benar.

Ketika ditanya bagaimana dengan partai Islam di Indonesia, maka dengan ketawa beliau menjawab bahwa sama sekali beliau tidak hafal partai di Indonesia ini karena saking banyaknya partai.

Semoga jalinan shilaturahim ini dapat berlangsung dengan istiqomah dan lebih meningkat lagi di masa-masa mendatang demi kemajuan dakwah. (tik)

  • Silahkan klik di sini untuk download rekaman mp3

17 komentar pada “Calon Perdana Menteri Malaysia Shilaturahim ke Jihad Pagi MTA

  1. Kembalikanlah kejayaan Islam dengan melaksanakan Islam seperti yang dikehendaki oleh Allah dan rosul-Nya. Mulailah berjuang seperti MTA dan Muhammadiyah!

  2. tuk indah ni….di negeri mana ya???boleh dong kita kenalan??dulu mbak pernah di taman daya kawasan industri tebrau 2…waaah jadi kangen makan tomyam dan krupuk leko.salam aja dari mba… mogatetp istiqomah.ada lho mta di johor lokasi dekat taman anggrerik,tampoi.coba hub no ini mas darussalam 016 709 8306

  3. oh ya saya ingin ucapkan salam kepada warga mta cabang mojogedang v,saya sangat merindukan mereka.buat mbk warni,mbk ayu,mbk sor doakan aku disini semoga lancar ya
    tolong sampaikan salamku ini ya……

  4. saya adalah salah satu wrga mta,saya ikut pengajian sejak kecil
    kini saya tengah bekerja di malaysia,walaupun begitu saya tidak akan meninggalkan pengajian saya
    karena pengajian itu yg telah membuka mata hati saya untuk menjadi lebih baik

  5. buat mas suhardi. di MTA cabang semarang jg sudah disediakan buku-buku terbitan MTA walaupun tidak selengkap di Solo. Buku yang anda sebutkan insyaalloh ada

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.