Bersikap Kepada Dunia Sesuai Sunnah Rasulullah

42-16219665Rasulullah Muhammad SAW manusia kekasih Allah, telah diberi petunjuk oleh Allah bagaimana agar selamat hidup di dunia dan di akherat, hamba yang selalu dilindungi oleh Allah, yang diselamatkan, diampuni dan dirahmati beliau pernah bersabda yang artinya

Sesungguhnya Allah melindungi hambaNya yang mukmin dari godaan dunia dan Allah juga menyayanginya sepertihalnya kamu melindungi orangmu yang sakit dan mencegahnya dari makanan serta minuman yang kamu takuti yang akan mengganggu kesehatannya. (HR. Al Hakim dan Ahmad)

Segala puji bagi Allah, perlu bagi kita untuk menempuh jalan-jalan Rasulullah agar kita dilindungi Allah sebagaimana Allah melindungi beliau. Agar Allah melindungi hati kita, pikiran kita, kemauan kita dan perbuatan kita. Beliaupun telah mensabdakan yang artinya

Perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang yang mencelupkan jari tangannya ke dalam laut lalu diangkatnya dan dilihatnya apa yang diperolehnya. (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

Sebagus apapun keadaan di dunia ini, dan banyak orang yang berlomba-lomba sekedar untuk mendapatkan kelezatan hidup di dunia, maka apa yang diperolehnya sama seperti yang digambarkan Rasulullah diatas, sehingga bagaimana kita menuntut fikiran dan hati kita untuk dapat berbuat yang menyelamatkan diri, maka semuanya harus sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulnya, Bagaimanakah cara Rasulullah mensikapi kehidupan dunia, sebagaimana hadist berikut

Aku dan dunia ibarat orang dalam perjalanan menunggang kendaraan, lalu berteduh di bawah pohon untuk beristirahat dan setelah itu meninggalkannya. (HR. Ibnu Majah)

Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, "Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan dibalasi, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain." (HR. Ath-Thabrani)

Rasulullah menyadarkan kepada umatnya akan pendeknya waktu hidup di dunia itu, namun waktu yang sangat pendek itu sangat-sangat bermanfaat, sehingga harus diisi dengan hal-hal yang sangat bermanfaat. Malaikat jibril mengajari Rasulullah mengisi kehidupan, agar selalu berbuat kebaikan, karena seluruh amal akan dibalas, dan agar lebih mencintai Allah, karena semua yang dicintai akan berpisah, dan kemuliaan hidup didunia dapat dibangun dengan banyak bersujud kepada Allah, dan kewibawaannya dapat dipertahankan dengan bersikap suka memberi dan membantu dan tidak bersikap suka meminta dan ditolong.

Rasulullah sangat memahami hal-hal apa yang dapat merusakkan kemuliaan umat manusia, merusak hubungannya dengan Allah. Godaan-godaan apa yang dapat menjatuhkan kemuliaan dan kewibawaan manusia, belia menyampaikan kepada kita yang artinya

Dunia ini cantik dan hijau. Sesungguhnya Allah menjadikan kamu kholifah dan Allah mengamati apa yang kamu lakukan, karena itu jauhilah godaan wanita dan dunia. Sesungguhnya fitnah pertama yang menimpa bani Israil adalah godaan kaum wanita. (HR. Ahmad)

Dapat diperkirakan bahwa kamu akan diperebutkan oleh bangsa-bangsa lain sebagaimana orang-orang yang berebut melahap isi mangkok (makanan). Para sahabat bertanya, "Apakah saat itu jumlah kami sedikit, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Tidak, bahkan saat itu jumlah kalian banyak sekali tetapi seperti buih air bah (tidak berguna) dan kalian ditimpa penyakit wahan." Mereka bertanya lagi, "Apa itu penyakit wahan, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Kecintaan yang sangat kepada dunia dan takut mati." (HR. Abu Dawud)

Kemuliaan, ketinggian dan kewibawaan umat islam dan umat manusia sering terjerembab oleh cintanya yang bersangatan kepada dunia atau juga kepada wanita, dan kemudian dua hal tersebut membawa diri mereka melupakan tugasnya kepada Allah dan kepada tugas mulia yang harus diemban. Umat islam perlu berhati-hati, sering seseorang menjadi terpana dengan panggung dunia dan sangat menyenangi keindahan panggungnya, sehingga waktunya di dunia yang sanat pendek habis hanya untuk terpana pada dunia yang akan ditinggalkan. Atau tergoda dan terpana dengan rayuan yang sangat menggiurkan dari lawan jenis yang menghabiskan waktu yang yang amat pendek di dunia ini dengan sekedar bernikmat-nikmat dengan wanita.

Rasulullah SAW sangat mewanti-wanti tentang godaan dunia, seharusnya umat islam mendasari dirinya dan anak-anak turunnya dengan ilmu agama dan melatih diri bagaima cara mengamalkannya, karena siapapun kita dapat terpeleset terjerembab dalam godaan keindahan dunia, bahkan Rasulullah sangat mengkhawatirkan tentang agama seseorang dengan ujian godaan dunia, sehingga beliau menyampaikan khabar yang artinya

Demi Allah, bukanlah kemelaratan yang aku takuti bila menimpa kalian, tetapi yang kutakuti adalah bila dilapangkannya dunia bagimu sebagaimana pernah dilapangkan (dimudahkan) bagi orang-orang yang sebelum kalian, lalu kalian saling berlomba sebagaimana mereka berlomba, lalu kalian dibinasakan olehnya sebagaimana mereka dibinasakan. (HR. Ahmad)

Betapa indahnya pesan-pesan Rasulullah SAW kepada umat Islam, keindahan dunia di jaman Modern begitu gemerlap dan menghabiskan waktu untuk disentuh dan dinikmati, bila manusia tidak waspada maka waktunya yang amat pendek di dunia habis hanya untuk mencintai dunia, dan kemudian menelantarkan tugas utamanya

Ketinggian derajad dan wibawa manusia dapat ditekuni dengan selalu beribadah kepada Allah. Bersungguh-sungguh mencintai ilmu Al-Islam(Al-Qur’an dan As-Sunnah), beriman dan beramal sholih.

Dalam jaman super modern seperti sekarang ini, membangun generasi yang sukses dunia dan akhirat harus diawali dengan fondasi ilmu, iman dan amal sholih, agar segala fasilitas dunia yang generlap tidak lagi merugikan, tetapi dapat terjadi sebaliknya yaitu dunia yang indah dan maju dapat menjadi sarana untuk tersebarnya kebenaran dan kesholihan, dengan lebih mudah dan lebih cepat serta penuh berkah. Wallahu'alam.


9 komentar pada “Bersikap Kepada Dunia Sesuai Sunnah Rasulullah

  1. Semoga saja ini dapat menjadikan tambahan wawasan tentang duniawi disaat kita butuh bekal untuk menyongsong Akhiroti.

    AMIN
    Semoga Bermanfaat bagi saya dan keluarga

  2. nasehat yang super !!! lebih super dari nasehat yang sangat super, semoga Allah melindungi sy dari fitnah hidup, fitnah kubur dan fitnah akherat

  3. HAK MENJADI KAYA. orang yang cerdas adalah orang yang selalu berysukur. berysukurlah atas nikmat yang sudah ada niscaya akan ditambah nikmat itu. SUDUT PANDANG YANG BERBEDA. modernitas telah memberikan banyak kemudahan disana sini, dan ini layak disyukuri dan benar benar disyukuri. kemudahan dan kelancaran telah didatangkan kepada umat manusia. dan ini layak disyukuri. dan janganlah berbuat kerusakan.mari dijaga dunia ini, dan itulah tugas sebagai seorang kholifah dipermukaan bumi. keindahan semesta haruslah dijaga, emas berlian haruslah dijaga. tidak ada yang berbahaya di dunia ini kecuali diri sendiri yang membuat bahaya. orang tergantung dari segumpal darah. jika baik maka baiklah diluar sana… tidak ada persaingan karena ada stok yang tak terbatas bagi umat manusia dan ini sudah dijamin. jika segumpah darang itu kekurangan maka persaingan yang terjadi.

  4. orang yang CERDAs adalah orang yang selalu ingat akan KEMATIAN,dan orang yang FAHAM hal ini tentu akan sangat hati hati dalam menjalani hidup menuju kehidupan yang abadi dan menjaganya dari KERAKUSAN terhadap dunia.DUNIA hanyalah kesenangan yang sedikit lagi menipu…JADI JANGAN TERPESONA DAN TERPERDAYA.SETIAP LANGKAH DAN SETIAP HEMBUSAN NAFAS HARUS MENGUNDANG RIDHO ILAHI…KECILKAN DUNIA DAN BESARKAN AKHIRAT..YUKK KITA MULAI!

  5. Ya. itu kita harus meyakininya. tetapi kembali lagi kita tumbuhkan sikap dan pola pikir kita. saya pikir materi itu seakan akan menghalangi untuk menguatkan kondisi jembatan dunia ini untuk menuju kebaikkan dunia dan akherat, dalam materi pengajian itu diberi contoh fir’aun Raja kaya yang ingkar dan contoh yang lainnya kaya dan ingkar juga. kenapa sih juga tidak dikasih contoh yang kaya dikaruniai kelimpahan dan taat kepada ALLAH SWT, seperti 10 Sahabat nabi yang di jamin masuk syurga yang 9 diantaranya konglomerat, Nabi Sulaiman, dan yang lainnya banyak juga contoh contoh di jaman sekarang ini. kalau warga muslim ini kaya kuat dalam berbagai bidang itu kan akan menguatkan Islam. bukan kah ALLAH lebih mencintai Muslim Yang KUAT daripada yang Lemah. Coba kita tengok Sepak terjang AA Gym, beliau Berfikir Bagaimana Muslim ini harus kuat. Kepada warga Muslim pada umumnya kita kembali lagi ke SIKAP, bagaimana Menumbuhkan sikap ketaatan tsb Kpd ALLAH SWT. kalau kuat kaya berlimpah dan taat itu bukankah lebih baik, makadari itu persilahkanlah Warga muslim itu untuk kuat segala2nya. selain aqidah ketaatan, juga bangunkan juga kekuatan kekuatan finansial perekononiannya, persilahkan warga muslim berjuang untuk kuat segala-galanya dan tetapkan juga untuk tetap ketaatanya kepada ALLAH SWT. ASSLWRWB

  6. Semoga kita dapat menjadi orang yang zuhud dunia dan cinta akherat
    dan tidak akan terlena dengan kehidupan dunia yang tidak ada apa-apanya
    dibandingkan kehidupan akherat.
    Ibaratnya kita hidup di dunia ini hanya seperti musafir yang istirahat siang yang hanya sebentar dibawah pohon rindang kemudian melanjutkan perjalanan lagi.

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.