Beredarlah Mengikuti Kemana Al-Qur’an Membawamu…

ust-ahmad-sukinaKaranggede, 02 Agutus 2009.

Dakwah Islam yang dilakukan oleh MTA selalu berpegang teguh kepada nilai-nilai utama yakni :  Menyeru selalu untuk taat kepada Allah SWT dan Rosululloh SAW, Melakukan Banyak Amal Sholeh dan Beragama dengan sebenar-benarnya (Berserah diri kepada Allah).

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata:"Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" (TQS. Fushilat : 33)

Untuk menjadi seorang Muslim yang "sebenarnya" musti wajib menuntut ilmu. Dalam bahasa kita adalah mengkaji atau NGAJI sehingga kita bisa benar-benar mengetahui atau FAHAM tentang ajaran Islam. Sampai kapan? tidak akan pernah selesai alias sampai mati.

Cara Ngaji yang benar adalah dengan metoda :
- Belajar dari sumber Islam Al-Qur'an dan Sunnah Rosululloh SAW
- Melaksanakan semaksimalnya dalam amalan
- Mendakwahkan/menyerukan kepada yang lain

Allah SWT menjanjikan bahwa dengan berpegang teguh dari Wahyu Allah SWT dan Sunnah Rosululloh SAW tidak tersesat dan rugi, sebagaimana dalam hadist :

Kutinggalkan untuk kamu semua dua perkata (pusaka) taklah kamu akan tersesat selama-lamanya, selama kamu masih berpegang keduanya, yaitu Alkitab dan Sunnah Rasulnya". (Al Hadist)

Tanpa keraguan sedikitpun, seorang muslim sejati selalu menempatkan Al Qur'an didepan dirinya. Sebagai standar kebenaran dan petunjuk di dunia dan akherat.

Beredarlah kamu bersama Kitabullah (Qur-an) kemana saja dia beredar ( HR. Thabrani )

Dengan mengetahui mana larangan dan mana perintah, maka kita bisa memilih mana yang harus dilaksanakan dan mana yang yang harus dijauhi. Dan itulah yang dimaksud dengan menuju KeTAQWA-an.

RESIKO akan selalu ada, seolah menjadi rumus ketika manusia melakukan amalan yang benar.  Akan terasa asing ditengah kondisi umat yang sedang sakit ini. Dimana Islam kebanyakan hanya sebagai pengakuan dan tidak sampai pada tataran pengamalan. Maka dalam MENGAJI perlu kesabaran dan saling mengerti dan menghargai.

Pesan Al Ustadz kepada segenap warga dan pengurus baru ataupun lama adalah :
- Mengaji dengan rutin dan sungguh-sungguh

- Pengurus sunguh-sungguh melayani ummat dan bersungguh untuk tahu persis kondisi saudara dan warganya.

- Menggunakan moment 17 agustusan dengan cara bhakti sosial menggunakan/kumpulkan dana bukan untuk hura-hura tapi untuk membantu saudara di lingkungan terdekat bekerjasama dengan aparat/perangkat setempat.  Jangan sampai ada yang jogetan, pesta dan hura-hura sedangkan di sisi lain malah sedang menderita.

Pelantikan Pengurus Cabang

Daftar Pengurus 6 Cabang MTA  Boyolali yang dilantik, sebagai berikut :

1. SAMBI
Ketua : Kusnan Hartayadi
Sekretaris : Sutrisno
Bendahara : Saminu

2. TERAS
Ketua : Suprayogi
Sekretaris : Supriyanto
Bendahara : Danang Wiharjo

3. SIMO 2
Ketua : Ahmad Rofi'i BA
Sekretaris : Hamdani SPd
Bendahara : Sukirman

4. BANYUDONO
Ketua : Suparto
Sekretaris : Mukarto
bendahara : Slamet R

5. KARANGGEDE
Ketua : Juli
Sekretaris : Heryanto
Bendahara : Suyatno, S.Kes

6. CEPOGO
Ketua : Suwarno
Sekretaris :  Mukhtar bukhori
Bendahara : Musowabi

Rangkaian acara :
- Kegiatan donor darah
- Peresmian
- Pengajian

Ketua Panitia Peresmian : Budi Suharyono SPd

Tausiah Oleh :

Al Ustadz Drs. Ahmad Sukina, KH. Amidhan (Ketua MUI Pusat), Dr. dr. Zaenal Arifin Adnan (Ketua MUI Solo)

peresmian-mta-byl-01Ust. Dr Zaenal Arifin Adnan sedang memberikan Tausiah

peresmian-mta-byl-02Gbr. Suasana Lapangan Karanggede penuh sesak dan tetap menyimak dengan seksama

Ingin mendengarkan komplit ?? silahkan download MP3-nya di

http://download.mtafm.com/mp3/090802_Kg.mp3

Semoga bermanfaat


9 komentar pada “Beredarlah Mengikuti Kemana Al-Qur’an Membawamu…

  1. ternyata, ngaji itu enak ya?!
    hati senang, jiwa tenang, banyak teman.. hehe..
    ayooo, smangat ngajii..

  2. mari mencari keselamatan dengan menuntut ilmu dan mengamalkan alqur`an dan sunah RASUL serta menyampaikan kepada saudara-saudara kita

  3. 1. Pahami siapa manusia itu
    2. Apa kelemahannya….diantaranya adalah melampaui batas
    3. Karunia yang tak terhitung bagi yang sabar
    4.Laksanakan sesuai dengan prosedure bil ikhsan

  4. alhamdulillah peresmian pengajian MTA tumbuh subur diboyolali laksana cendawan tumbuh dimusim hujan. Selamat kepada pengurus cabang mta di boyolali yang baru saja diresmikan.Mudah-mudahan Allah memudahkan segala urusan baik ,pengurus dan umat islam di boyolali khususnya, semua MTA di seluruh Indonesia dan umat islam diseluruh dunia. Amin

  5. Ayo… ayo… ayo… ngaji, kapan lagi….. apa menunggu kalau sudah tua nanti… ya kalau masih hidup, kalau keburu mati duluan seperti Mbah Surip ( Tak Gendong Kemana-mana) nggak jadi ngaji dech.. nanti diakherat akan menyesal…… penyesalan yang tiada guna lagi.
    Camkan Firman Allah SWT:
    1. QS. Al Hadiid:16=” Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.”
    2. QS. Fathir : 37=” Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan.” Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. ”
    Mudah-mudahan segera sadar akan kekurangan diri kita sendiri lalu memperbaikinya sebelum ajal tiba sehingga kita menjadi orang yang selamat dunia dan akherat. Amin3x.

  6. mari berusaha memasuki islam dg kafah,berusaha maksimal dg pedoman alqur’an-sunnah dlm kehidupan..insya allah bahagia..tidak hanya bahagia secara emosi atau sensual tapi juga bahagia spiritual…setidaknya itu yang saya rasakan.hidup adalah pilihan dan tiap pilihan punya konsekuensi surga dan neraka.tinggal kita pilih mau bahagia atau sengsara..semua ada jalannya,ada ujiannya..tetapi ALLAh bersama kita tanpa jeda jika kita taat.

  7. Ibda’ bin nafsika, mulailah dari dirimu…, rasakan islam itu sebagai kelembutan, kedamaian dan kebahagiaan, serta curahan rahmat Allah, terasa dihati kita masing-masing… baru kita tawarkan kepada orang lain dengan bukti nyata…., kelembutan, kedamaian dan kesantunan serta kebahagiaan….

  8. mari tegakkan islam yang LURUS…sebarkan ke penjuru dunia dengan beramar ma’ruf nahi munkar…selalu dalam jamaah, hadapi rintangan dengan sabar, tidak takut cemooh…hanya Allah SWT kita bersandar dan berserah diri

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.