Al-Qur’an Obat Segala Zaman yang Sering Diabaikan

icon-quranhadist-mtaObat pada umumnya adalah sesuatu yang tidak disukai, pada saat yang lampau anak yang sulit makan sering dibawa kepada mbah bidan bayi untuk di "cekok" agar nafsu makannya menjadi normal. Dengan susah payah sianak meronta dan menangis tidak menyenangi apa yang dicekokkan kedalam dirinya. Namun dari sekian pengalaman panjang Alhamdulillah, banyak anak-anak yang nafsu makannya bangkit normal setelah mendapatkan perawatan darinya.

Obat selamanya dirasakan pahit oleh orang yang sedang sakit. Demikian pula kebenaran Al-Islam selamanya dirasakan pahit oleh orang-orang yang masih suka memperturutkan hawa nafsu. Selama manusia masih menuhankan hawa nafsu maka akan merasa susah dan merasa terkungkung dan terbebani dengan Al-Islam.

Untuk merasakan islam secara lezat dan istiqomah dengannya, biasa dilakukan dengan pengajaran dan pendidikan di pondok-pondok pesantren. Para ustadz-ustadz sepuh yang telah banyak makan garam mendidik diri dan menggeluti serta mendakwahkan islam, dengan sabar dan teliti mendidik anak-anak asuhnya untuk sabar menelusuri jalan-jalan ittiba' Rasulullah SAW dalam memahami dan mengamalkan kebenaran Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Kesabaran para ustadz-ustadz sepuh yang sudah merasakan lezatnya islam, demikian sabar mendidik anak-anak muda yang jiwanya masih muda, yang hawanafsunya masih ganas untuk dipuaskan. Namun kesabaranlah yang harus dikedepankan. Rasulullah pernah bersabda yang artinya;

Dari Nawas bin Sam'an r.a. berkata; Rasulullah SAW pernah bersabda: " Allah telah menjadikan perumpamaan akan jalan yang lurus. Di kanan kiri sepanjang jalan itu ada dua pagar, yang pada kedua-duanya ada pintu-pintu yang terbuka, dan pada tiap-tiap pintu ada tabir yang dibelah, dan diawal jalan lurus itu ada seorang penyeru yang berkata:" Hai manusia , masuklah kamu sekalian ke jalan lurus itu dengan bersama-sama dan janganlah menyimpang" Dan ada seorang penyeru lagi yang berseru diatas jalan. Maka jikalau ada seorang manusia hendak membuka sesuatu dari pintu-pintu (di kanan kiri) tadi, penyeru diatas jalan berkata, "Kasihanilah engkau, janganlah engkau membuka pintu, karena jika engkau membukanya niscaya engkau memasukinya." Adapun jalan lurus itu adalah Al-Islam, dan kedua pagar itu ialah batas-batas Allah Ta'ala, dan penyeru yang ada diatas permulaan jalan itu ialah kitab Allah (Al-Qur'an), dan yang berseru dari sebelah atas itu adalah juru pemberi ingat(dari) Allah yang ada dalam hati tiap-tiap orang Islam" (HR Ahmad dan Al-Hakim)

Demikian jelasnya gambaran tentang jalan lurus dan jalan-jalan yang menyimpang. Para Ustadz-ustadz sepuh sudah banyak makan asam garam tentang jalan lurus Al-Islam, serta mengetahui jalan-jalan menyimpang yang bila kita mencoba membukanya, maka pasti manusia akan terjerumus didalamnya.

Jaman modern seperti sekarang ini, ketika pergaulan budaya telah mengglobal nampak disana-sini pintu-pintu penyimpangan semakin banyak dan semakin lebar. Sehingga bila seseorang tidak benar-benar perpegang teguh dan memahami jalan lurus(Al-Qur'an) kemungkinan besar akan terjerumus kedalam jalan-jalan yang menyimpang. Sahabat Ali r.a pernah menyampaikan hadist yang artinya:

Dari 'Ali ra berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Ketahuilah, sesungguhnya (dikalangan umat) akan ada fitnah. " Maka aku berkata: " Bagaimanakah jalan keluar daripadanya, ya Rasulullah?" Beliau SAW bersabda: "Kitab Allah, didalamnya berita dari apa-apa yang sebelum kamu, khabar segala apa yang(terjadi) di antara kamu. Dan ia membentangkan yang benar dan yang salah, dia bukannya permainan. Barangsiapa yang meninggalkannya karena kesombongan(merasa tidak butuh) niscaya Allah membinasakannya. Barangsiapa yang mencari petunjuk selain daripanya, tentu Allah menyesatkannya. Dan itulah tali Allah yang kokoh kuat. Peringatan yang bijaksana, dan itulah jalan lurus. Dia tidak dapat digelincirkan oleh hawa nafsu, dan tidak pula dapat dicampuri oleh perbuatan manusia, dan tidak akan merasa kenyang para ahli ' ilmu pengetahuan dari padanya, dan dia tidak akan hancur karena banyaknya sanggahan(penolakan), dan tidak akan habis-habisnya keajaiban-keajaibannya, dan pula bagi bangsa jin tidak ada berhentinya tatkala mendengar bacaan yang mengherankan, yang menunjukkan(memimpin) kepada jalan kecerdikan. "Barangsiapa yang berkata dengan dia, tentu benar, dan barangsiapa berusaha (bekerja) dengan pimpinannya, tentu diberi pahala dan barang siap yang menghukum dengan dia, tentu adil, dan barang siapa yang berseru dengannya, tentu ia mendapat petunjuk ke jalan yang lurus." (HR At-Turmudzi)

Begitulah Al-Qur'anul Karim, memiliki kedudukan yang amat mulia dan amat tinggi. Dan sesuatu yang harus dipelajari, dicintai dan dipegang teguh sepanjang kehidupan dari generasi kegenerasi. Agar dapat hidup di dunia dengan kwalitas tinggi, sehingga pulang kepada Allah dengan penuh kebahagiaan dan puas, hidup didunia dengan hidup yang berkwalitas tinggi, pulang ke akherat penuh dengan amal-amal yang membahagiakan.


5 komentar pada “Al-Qur’an Obat Segala Zaman yang Sering Diabaikan

  1. Trima kasih taushiyahnya, semoga Alloh SWT memberi kita kefahaman untuk menjadikan Al Qur,an sebagai obat dalam segala kehidupan kita, amiin.

  2. assalamualaikum
    jazakumuallah u tausiyahnya.

    ada 3 pintu yang dapat mengantarkan kita dengan baik dalam mengenal Allah Jalla jalaluhu
    1. Rosulullah SAW
    2. Al-qur’an
    3. Alam semesta

    ROSULULLAH SAW di ibaratkan sebagai guru yang menjadi contoh bagi murid – muridnya dalam berbagai hal. Beliau saw mengajarkan kepada seluruh manusia (baca: murid – muridnya) pelajaran – pelajaran yang terdapat di dalam AL – QUR’AN. Beliau mengajarkan di dalam sebuah kelas yang dinamakan ALAM SEMESTA .Di dalam kelas alam semesta tersebut terdapat banyak objek nyata yang bisa dilihat dan di tadaburi oleh manusia sebagai refleksi dari pelajaran-pelajaran di dalam al – qur’an. 3 hal tersebut Rosulullah (sebagai seorang guru), Al – Qur’an (sebagai buku pelajaran), Alam semesta (Kelas nyata yang dilengkapi dengan Objek -objek pembelajaran) yang akan mengantarkan kita ke dalam jalan lurus tersebut ins..wallahu ‘alam

    waalikumsalam

  3. Al-Qur’an subhanallah luar biasa isi dan juga manfaatnya, rugi rasanya bila hanya dalam sekejap waktu terbuang dg sia-sia tanpa membaca Al Qur’an walaupun hanya satu ayat saja… Karena dg membaca Al Qur’an akan membuat kita merasa tenang juga damai, dan akan merasa semakin dekat pula dg Allah Swt..

  4. jika kita terus berusaha memasuki islam dg kafah dg alqur’an sbg panduan kita..insya allah sehat lahir batin dan bahagia adanya..jika masih sakit..tentu perlu kita tanya diri sendiri..sudahkah tauhid kita benar?

  5. benar adanya…Al Qur’an sebagai obat “Segala Zaman”…dzat yg mrp sumber segala hukum….mrp ‘tangan panjang’ Allah lewat Nabi-Nya…berisi ‘petuah’ manjur mujarap…tiada keraguan didlmnya….penuntun jalan LURUS…

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.