Akselerasi Super Cepat Penguasaan IPTEK yang Berkesinambungan

Segala puji bagi Allah SWT, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga , sahabat dan seluruh pengikutnya yang selalu mengikuti jalan petunjuk-NYA. AmienSegala puji bagi Allah, Dialah Allah Tuhan yang menghe

ndaki perjalanan kehidupan alam semesta, demikian pula Allah lah yang berkehendak menetapkan perjalanan tatanan gerak lempeng bumi seperti sekarang ini, dan terus dinamis dari waktu ke waktu sebagaimana firman-Nya yang artinya :

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 27:88)

Bahwa lempeng-lempeng kerak bumi yang kita sangka tetap, padahal setiap saat dan setiap waktu bergerak dan bergeser. Sejarah Geologi menunjukkan tentang benarnya firman Allah tersebut.

Demikian pula sejarah manusia bergerak berubah dinamis dari waktu ke waktu sebagaimana Allah berkehendak.

Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim, (QS. 3:140) )

Pergeseran Tata Dunia senantiasa bergeser dan bergerak dinamis dari waktu ke waktu. Sebuah fenomena khusus yang unik bila kita cermati di tahun 70an kita melihat buku-buku yang berisi tentang berbagai macam teknologi dibahas dengan sangat mendetail oleh dosen-dosen perguruan tinggi di India, bahkan pembahasannya lebih mendetail dari buku-buku terbitan Barat. Padahal perekonomian India di waktu itu masing tergolong miskin.

Buku-buku terbitan India diwaktu itu dicetak dengan kertas-kertas kwalitas yang sangat murah, namun ilmu yang dikandungnya dapat menjelaskan dengan lebih mudah dan lebih mendetail dibandingkan dari buku-buku dari dunia barat. Dan kita di tahun sekarang ini telah melihat India telah mempunyai kemampuan untuk tumbuh menjadi Negara Dengan pertumbuhan Ekonomi yang sangat tingi bersama-sama Cina dengan landasan kuat teknologinya.

Banyak negara-negara yang pesat maju ekonominya disebabkan dukungan sumber daya alamnya, namun kemajuan fasilitas hidup yang didukung oleh sekedar sumberdaya alam akan memiliki resiko yang amat mengkhawatirkan. Semangat meng explorasi sumber daya alam dan menjual dengan harga murah kepada bangsa-bangsa lain yang berteknologi tinggi, sampai waktunya akan habis dan tinggal puing-puing peninggalan explorasi. Begitu nisbinya kejayaan yang dirasakan.

Perlu disadari oleh kita sebagai bangsa , bahwa ada sumber capaian kemajuan yang masih di terbengkelaikan oleh kebanyakan kita. Capaian capaian kemajuan teknologi memang membutuhkan kwalitas aqal yang lebih tinggi, Orang-orang dengan IQ lebih tinggi biasanya lebih mampu dalam memahami hukum-hukum sunatullah yang kadang amat rumit dan amat sulit dipahami oleh manusia awam.

Dalam Perjalanan pendidikan di Indonesia, terutama dalam perkembangan teknologi, banyak lulusan-lulusan ber IQ cerdas yang mereka lebih memilih masuk sebagai karyawan-karyawan dunia Industri baik yang Negri atau Swasta, dibanding menjadi GURU dan DOSEN, karena profesi ini memang profesi yang tidak menjanjikan secara materi dan kesejahteraan.

Bila kita lihat sejak era 70 an sebagaimana India, maka sebenarnya kita telah memiliki perjalanan 40 th pertumbuhan dan kemajuan para pakar praktisi teknologi terapan tersebut, dan merekalah yang menikmati kelimpahan ilmu dan teknologi terapan dan kelimpahan kesejahteraan. Sebuah sumber daya manusia yang luar biasa besarnya. Bila kita bisa membuat lembaga-lembaga formal untuk alih tehnologi ke generasi dibawahnya. Maka sebenarnya kita memiliki ahli-ahli teknologi terapan yang melimpah ruah di saat ini dan saat-saat mendatang.

Di belahan dunia industri maju kita melihat fenomena spesifik, bahwa mereka memiliki kemampuan melestarikan factory-factory mereka bahkan sampai dalam kurun ratusan tahun. Dan bila kita mau mencermati lebih cermat, maka mereka memang memiliki sarana pewarisan estafet ilmu dan teknologi yang amat rapi, baik dalam pendidikan teori maupun pendidikan terapan.

Misalnya sebuah perusahaan Otomotip yang telah berumur 200 th, ternyata di lingkungan mereka memang memiliki pendidikan pewarisan ilmu dan teknologi dengan berjenjang dan amat spesifik, cermat, rapi dan disiplin.

Kemauan pemerintah untuk melakukan program Link and Match, sampai hari ini masih saja sulit untuk dibudayakan. Disebabkan karena tidak ada jiwa bersedekah dan berkurban ilmu bagi para manusia yang telah semakin kampiun dengan ilmu dan technologi terapan.

Maka lembaga-lembaga Islam perlu mengetuk hati para kampiun-kampiun teknologi terapan untuk mau mensedekahkan ilmu mereka kepada generasi dibawahnya. Bagaimana lembaga-lembaga Islam nirlaba dapat membentuk sebuah wadah khusus yang menjembatani para kampiun-kampiun ilmu dan teknologi terapan untuk menyedekahkan ilmu-ilmu terapan yang telah mereka kuasai selama puluhan tahun.

Lembaga-lembaga Perguruan tinggi Islam, dan sejenisnya , perlu berlomba-lomba menciptakan sarana-sarana jalinan khusus untuk mentransfer keahlian para kampiun-kampiun teknologi terapan yang bisa diestafetkan kepada generasi di bawahnya.

Demikian pula dengan proses Otonomi Daerah, bila kita ingin mempercepat pertumbuhan dan perkembangan penguasaan dan penerapan ilmu dan teknologi terapan, maka lembaga-lembaga non profit yang berjiwa beramal dan berkurban untuk membuat lembaga-lembaga formal tempat belajar mengajar dari para kampiun-kampiun ilmu dan teknologi terapan tersebut dengan lebih bergairah dan dilandasi dengan semangat pengurbanan mencari pahala di dunia dan akherat.

Banyak kampiun-kampiun ahli ilmu dan technologi yang sudah mencapai umur mendekati ufuk, bila mereka tidak di adopsi kekampiunan mereka, maka keahlian mereka dalam hal ilmu dan teknologi terapan akan sirna terkubur bersama jasad-jasad mereka. Dan generasi penerus harus berlelah lelah dan bersusah payah untuk kembali menekuni, mencermati dari pokok pangkalnya. Maka ibarat perjalanan kemajuan ilmu dan teknologi senantiasa berjalan ditempat.

Kita perlu waspada, pertumbuhan ekonomi yang kita alami apakah didasari oleh keberhasilan kita dalam menjual hasil kekayaan alam yang kita miliki ???, ataukah tumbuh disebabkan karena semakin mampunya kita dalam mengadopsi dan menerapkan ilmu dan technologi terapan di dalam kehidupan.

Jiwa berkurban mungkin perlu kembali dijadikan kurikulum wajib di seluruh jenjang kehidupan. Demikian pula metodologi mengajar atau mentransfer ilmu juga menjadi kurikulum wajib bagi seluruh lulusan universitas, sehingga siapapun lulusan sebuah universitas, akan mampu untuk menganalisa dan mensintesa serta menformulasi dalam dunia belajar mengajar.

Sampai waktunya budaya pulang kampus bagi seorang alumni tidak hanya untuk kangen-kangenan saja, tapi juga terjadi transfer ilmu-ilmu terapan yang sedang mereka geluti. Sering kali dunia technologi terapan membutuhkan sebuah ketrampilan pribadi yang perlu pelatihan bertahun-tahun, amat sangat sia-sia bila keahlian tersebut hanya berjalan satu generasi dan tidak ada penerusnya. Wallahu a’lam.


Satu komentar pada “Akselerasi Super Cepat Penguasaan IPTEK yang Berkesinambungan

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.