800 KK di Desa Pagak Mengalami Krisis Air Bersih

Sragen - Sejumlah wilayah Indonesia kini tengah menderita kekeringan akibat tren curah hujan yang masih rendah di Indonesia, hal ini mengakibatkan kekurangan air bersih untuk kebutuhan MCK. salah satu wilayah yang menderita kekeringan adalah daerah Pagak, Sragen. Mengetahui hal itu MTA perwakilan Sragen menindaklanjuti dengan menyalurkan air bersih kepada sejumlah kepala keluarga berlangsung pada hari Rabu (04/09/2019) yang lalu. Bantuan air bersih disalurkan ke dukuh Pucung, Nyawun, Oro-Oro Ombo, dan Blimbing, Kaligandu. Air dari tangki diisikan langsung ke bak tandon air yang sudah disiapkan oleh pemerintah desa Pagak.

Koordinator kegiatan Ade Hartanto mengatakan air bersih disalurkan kepada warga yang mengajukan permintaan, maupun dengan cara mencari daerah yang mengalami kekeringan dan sulit dijangkau.

Proses penyaluran melibatkan semua elemen Satgas, Bankom, petugas parkir dan pemuda MTA. Rencananya droping air bersih akan dilakukan hingga 25 tangki air.

Kepala desa Pagak, Jaka Purnama mengatakan kekeringan di desanya selalu terjadi pada musim kemarau, dari 1.200 KK yang berada di desa Pagak, sebanyak 800 KK diantaranya merasakan dampak kekeringan. Sehingga adanya droping air bersih dari berbagai pihak, termasuk dari MTA dirasakan sangat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah ini.

Kontributor Sragen Jawa Tengah, Muhammad Anwar melaporkan.