70.000 Umat Menghadiri SILATNAS MTA 2013

Istora Senayan (Ahad, 15 September 2013). Wakil Presiden Boediono dan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi)  menghadiri acara peresmian cabang Majlis Tafsir Alquran (MTA) di Istora Senayan Jakarta, Minggu (15/9). Sedikitnya 70.000 warga MTA menghadiri acara bertajuk Silaturahmi Nasional MTA 2013 tersebut.

Di tengah kondisi masyarakat yang semakin meninggalkan ajaran Islam, Majlis Tafsir Alquran (MTA) hadir membawa pencerahan. Yayasan dakwah yang berkantor pusat di Jalan Ronggowarsito nomor 111 Banjarsari, Solo ini, Minggu (15/9) kemarin semakin mengukuhkan eksistensinya saat menggelar acara akbar di Istora Senayan Jakarta.

Dalam acara  Silaturahmi Nasional MTA 2013 tersebut, dilakukan peresmian 128 perwakilan dan cabang baru MTA di seluruh Indonesia. Dengan demikian total perwakilan dan cabang MTA berjumlah 430, yang tersebar mulai dari Aceh hingga Lombok Tengah.

Di hadapan Boediono, Jokowi, serta para undangan yang hadir, Ketua MTA Ahmad Sukina menerangkan, MTA adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan dan dakwah, dengan kegiatan utama mempelajari tafsir Alquran.

Gbr. Wapres RI Boediono Menghadiri SILATNAS MTA 2013

“MTA bukan ormas, underbouw ormas atau organisasi politik tertentu, apalagi sempalan gerakan NII,” kata Sukina. MTA, kata dia, mengajak umat kembali ke sumber ajaran Islam yang asli, yaitu Alquran dan sunah. Sumber rujukan MTA adalah kitab-kitab tafsir muktabar, baik tulisan ulama-ulama khalaf mau pun ulama-ulama salaf, seperti kitab tafsir Ibnu Abas, kitab tafsir Ibnu Katsir, kitab Tafsir Fii Dhilalil Qur’an, dan kitab tafsir Departemen Agama Republik Indonesia.

“Ada pun untuk Sunah Nabi, MTA juga langsung merujuk ke kitab-kitab Hadits muktabar yang dikenal dengan sebutan kutubut-tis’ah, yaitu sembilan kitab hadis, seperti sahih Bukhori dan sahih Muslim,” imbuh Sukina dalam acara yang juga dirangkai dengan pemutaran cuplikan film tersebut.

Dengan peresmian 128 perwakilan dan cabang baru MTA ini, menurutnya, kiprah organisasi akan lebih dimengerti dan dipahami oleh masyarakat. “Mudah-mudahan keberadaan MTA bisa mengokohkan keberadaan umat Islam di Indonsia dan pada gilirannya dapat mengokohkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” harap Sukina. “Binaan-binaan lain hingga Papua yang belum sempat diresmikan pada hari ini, akan segera menyusul,” imbuhnya.

Sementara dalam sambutannya, Wapres Boediono yang tampil berbatik ini, mengapresiasi acara silaturahmi yang diadakan MTA karena berhasil menyatukan 70.000 warga dan simpatisan di seluruh Indonesia. Acara ini dinilainya dapat mempererat tali persaudaraan umat Islam di Indonesia.

“Ini menjadi ajang silaturahmi anak bangsa yang semakin erat rasa persatuannya. Konon amal yang pahalanya besar salah satunya mengukuhkan tali persaudaraan. Itu yang amal salehnya besar,” lanjut Boediono.

Sebelum memulai sambutannya, Boediono menyampaikan salam dari presiden SBY yang berhalangan hadir. MTA sendiri berpusat di Surakarta dan telah memiliki 400 lebih cabang di seluruh Indonesia. Dalam acara ini, turut hadir beberapa petinggi MUI.

Sebelumnya, saat memasuki gedung Istora bersama Boediono dan Ketua MUI Kholil Ridwan, Gubernur DKI Jokowi membuat para undangan bersorak. “Ada Pak Jokowi tuh,” kata Ibrahim, salah seorang jemaah pada rekannya.

Begitu pun saat Ketua MTA, Ahmad Sukina, menyapa Jokowi dalam sambutannya. “Selamat datang kepada Gubernur DKI, Bapak Joko Widodo,” kata Sukina yang disambut tepuk tangan para jamaah.

 

Jokowi yang mengenakan baju batik bernuansa gelap, nampak duduk berdampingan dengan Boediono. Sesekali mereka tampak berbincang-bincang.

Sebelumnya, pada Sabtu (14/9), Pimpinan MTA Ahmad Sukina sempat melakukan wawancara live di salah satu stasiun TV nasional. Dalam kesempatan itu, Sukina menegaskan bahwa dalam melakukan dakwah, MTA mengirim guru hingga ke pelosok Tanah Air tanpa memungut bayaran sedikit pun. “Jadi tidak ada yang namanya pasang tarif, semua dakwah kami lakukan dengan gratis,” tegasnya.

Referensi : http://joglosemar.co/2013/09/boediono-dan-jokowi-hadiri-peresmian-cabang-mta-menyatukan-70-000-umat-tegaskan-mta-bukan-ormas.html?fb_source=pubv1

 


40 komentar pada “70.000 Umat Menghadiri SILATNAS MTA 2013

  1. Selamat , atas SILATNAS MTA, saya pendengar setia RADIO PERSADA MTA FM di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah, semoga MTA senantiasa menggelorakan kebenaran / kebaikan melalui Dakwah berdasarkan Al-Qura’an dan Sunnah dan selalu berusaha mengingatkan dan mengajak umat untuk meninggalkan BID’AH demi kemurnian Islam. SALM UNTUK USTADZ AHMAD SUKINO dan SELURUH WARGA MTA.

  2. alhamdulillah, acara berjalan lancar, selamat. Mudah mudahan Allah meridhoi aktivitas kita, dan perjuangan belum selesai, mari obati akhlak bangsa ini melalui Al Qur”an dan sunnah. Semoga sakit bangsa ini segera terobati dengan tuntunan yang benar.

  3. Setahu saya ada 100rb lebih jama’ah yg datang.dialam gedung,halaman,sampai di area parkir.Subhanallah banyak sekali

  4. nafar fisabilillah yang penuh berkah dan rahmat Allah, telah sukses silatnas mta di istora senayan jakarta, tugas besar telah menanti jihad akbar telah mengejar , ibadah nusuk didepan mata semoga nikmat dan berkah Allah dikaruniakan kepada seluruh warga mta khususnya dan ummat islam pada umumnya, syukur hanya padaMu ya Allah la haula wala quwata illa billah, ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alad diinika

  5. alhamd semua perjalanan lancar tidak spt yang dibayangkan dengan kemacetan tetapi juga tak terbayangkan istora senayan kami pikir seperti lapangan sepakbola tentu saja tempat perlaksanaan silatnas tak sebangding semoga Allah meridloi aktivitas kita semua

  6. Saya pendengar setia MTA yang sekarang berdomosili di Karimunjawa, mengucapkan Selamat atas terselenggaranya Silatnas. MTA selalu menemaniku menjelang malam.

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.